Meski syok, Reni dan suaminya tidak mengalami luka-luka, namun mereka belum tahu apa yang akan mereka lakukan setelah kehilangan rumah mereka.
“Saya hanya syok, belum tahu gimana ini juga, nggak bisa ditempatin takut, rencana ke depan masih blank,” tambahnya.
Reni berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban setelah rumahnya hancur akibat gempa tersebut.
Warga lainnya di daerah tersebut juga masih menunggu bantuan sambil mencoba memulihkan keadaan pasca gempa yang merusak rumah mereka.
Gempa ini menjadi pengingat bagi warga setempat untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam yang datang tanpa peringatan.