Sulawesitoday - Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, dijadwalkan akan menginjakkan kakinya di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dalam kunjungan kerja selama dua hari, yakni pada 26 hingga 27 September 2024. Agenda ini terbilang istimewa karena bukan sekadar lawatan biasa. Ada berbagai momen penting yang bakal mewarnai kunjungan ini.
Peringatan HUT Kota Palu dan Evaluasi Kinerja UPT Kemenkumham Sulteng
Kota Palu tak hanya bersiap menyambut perayaan Hari Ulang Tahun-nya, tetapi juga menyambut kedatangan sosok penting dalam jajaran Kementerian Hukum dan HAM. Kehadiran Menkumham, Supratman Andi Agtas, direncanakan bertepatan dengan momentum bersejarah tersebut. Selain itu, ada misi evaluasi yang akan dijalankan, yakni meninjau langsung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkumham Sulawesi Tengah.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, tidak menyembunyikan rasa antusiasmenya. "Kami sangat antusias menyambut kedatangan Bapak Menteri. Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami," ungkapnya, Selasa (24/9/2024).
Tak heran, persiapan yang matang sudah dilakukan jauh-jauh hari, mengingat ini adalah salah satu kunjungan penting yang membawa harapan peningkatan kinerja UPT ke depannya.
Baca Juga: Sinergi Kemenkumham Sulteng dan Pemda Banggai, Tingkatkan Layanan Hukum dan HAM untuk Masyarakat
Dukungan Penuh dari Pejabat Kemenkumham dan Kehadiran Istri Menteri
Kunjungan ini bukan hanya sekadar acara formalitas. Menkumham Supratman Andi Agtas akan didampingi oleh staf khusus serta sejumlah pejabat eselon II dan III dari Kementerian Hukum dan HAM. Pendampingan dari pejabat tinggi tersebut menegaskan bahwa ini bukan kunjungan biasa, melainkan membawa bobot penting untuk mengevaluasi dan memberikan arahan pada UPT di wilayah Sulawesi Tengah.
Selain itu, kehadiran istri Menkumham, Idayanti Pandan, sebagai Ketua Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pengayoman Kemenkumham, memberikan warna lain dalam agenda ini. Tak sekadar menemani sang suami, Idayanti bersama segenap pengurus DWP Pusat akan melaksanakan kegiatan bakti sosial dan menyampaikan pesan kebersamaan serta dukungan kepada warga Palu.
Doa Bersama dan Peringatan Bencana Pasigala 2018
Salah satu momen paling emosional dalam rangkaian kunjungan ini adalah rencana doa bersama untuk mengenang bencana alam Pasigala yang mengguncang Palu, Sigi, dan Donggala pada 2018 lalu. Luka dari peristiwa tersebut masih terasa bagi banyak warga, dan momen ini akan menjadi waktu untuk mengenang sekaligus memberikan semangat bagi mereka yang masih berjuang bangkit dari dampaknya.
Hermansyah menambahkan, "Untuk kunjungan Ibu Menteri dan Pengurus DWP Pusat, akan menyambangi beberapa Lapas, pusat kreativitas ibu-ibu Tenun Ikat Donggala, dan akan turut menggelar doa bersama mengenang bencana Pasigala 2018 silam."
Doa bersama ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan berbagai pihak masih peduli dan berkomitmen untuk selalu mengingat tragedi tersebut, tidak hanya sebagai kenangan, tetapi sebagai pelajaran dan pendorong kebangkitan.
Pemberdayaan Ibu-ibu Tenun Ikat Donggala: Fokus pada Kearifan Lokal