berita

Momen Nahas di Hari Pelantikan: Anggota Satpol PP Tersengat Listrik, Satu Tewas di Tempat!

Rabu, 2 Oktober 2024 | 14:15 WIB
Anggota Satpol PP Bombana, Sahdatun, tewas tersengat listrik saat persiapan pelantikan DPRD. Tragedi yang mengingatkan pentingnya keselamatan. (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Saat persiapan pelantikan anggota DPRD Bombana di Sulawesi Tenggara, sebuah insiden tragis terjadi. Sahdatun, seorang anggota Satpol PP berusia 45 tahun, kehilangan nyawanya akibat tersengat listrik bertegangan tinggi. Peristiwa ini mengguncang warga sekitar, terutama karena peristiwa terjadi di kawasan yang seharusnya penuh semangat menyambut momen penting tersebut.

Menurut Kasatreskrim Polres Bombana, Iptu Yudha Febri, insiden itu terjadi saat korban bersama tiga anggota Satpol PP lainnya sedang menertibkan kendaraan tamu undangan di sekitar kantor Bupati Bombana, tepatnya di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia. Kejadian ini berlangsung pada Selasa pagi, sekitar pukul 09.00 WITA, ketika suasana acara pelantikan sedang hangat dan penuh aktivitas.

"Mereka sedang menertibkan kendaraan tamu undangan pelantikan DPRD yang masuk di area kantor Bupati," ujar Yudha, pada Rabu (2/10/2024).

Baca Juga: Sulawesi Tengah Buka Seleksi PPPK 2024: Ribuan Kesempatan Terbuka, Siapkan Diri Anda Segera!

Sahdatun dan tiga rekannya kemudian mencoba memindahkan tenda besi yang terletak di pinggir jalan area kantor Bupati. Keputusan untuk memindahkan tenda ini terlihat sederhana, namun ternyata membawa bencana yang tidak terduga. Ketika mereka mengangkat tenda besi tersebut, ujung bagian atas tenda tanpa sengaja menyentuh kabel listrik telanjang yang berada di atas.

Tiba-tiba, keempatnya tersengat listrik dan terpental, jelas Yudha, dengan nada serius.

Apa yang terjadi selanjutnya adalah sesuatu yang tak terbayangkan. Rekan-rekan Sahdatun segera berusaha memberikan pertolongan, membawa mereka ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Namun, bagi Sahdatun, nasib berkata lain. Di RSUD Tanduale, Sahdatun dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga rekannya berhasil selamat meski sempat terkena sengatan listrik.

Kepergian Sahdatun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya, serta menjadi pengingat tentang pentingnya keselamatan di lokasi kerja, terutama ketika bekerja dengan alat yang berdekatan dengan instalasi listrik. Meski banyak yang menganggap pekerjaan seperti memindahkan tenda adalah tugas ringan, insiden ini membuktikan bahwa risiko bisa datang dari hal-hal yang kita anggap sepele.

Pengalaman pahit ini mengajarkan kita bahwa keselamatan harus menjadi prioritas, terutama ketika berhadapan dengan peralatan berbahan logam di sekitar sumber listrik. Jika saja lebih banyak perhatian diberikan terhadap bahaya di sekitar kita, mungkin insiden ini bisa dicegah. Hal ini menjadi pelajaran berharga, tidak hanya bagi anggota Satpol PP, tetapi juga bagi kita semua.

Tags

Terkini