Sulawesitoday - Bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (25/10) sore, menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan masyarakat tentang cuaca ekstrem yang semakin kerap terjadi. Sebanyak 29 rumah dan satu masjid rusak, sementara pohon-pohon besar tumbang dan menutup jalan utama, memutus akses transportasi di beberapa titik.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.45 Wita ini membuat warga waswas akan dampak lebih lanjut dari cuaca ekstrem yang semakin sering melanda daerah pesisir seperti Maros.
Baca Juga: Momen Mengerikan Ular Piton Burma 4,5 Meter Ini Terekam Telan Rusa Seukuran Tubuhnya
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Nasrul, mengonfirmasi kerusakan signifikan di beberapa titik, terutama di Kecamatan Maros Baru dan Lau. Menurut Nasrul, 17 rumah rusak di Kelurahan Baji Pamai, Maros Baru, sementara 10 rumah dan satu masjid di Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau juga mengalami nasib serupa.
"Itu karena angin kencang," jelasnya, menegaskan penyebab utama kerusakan yang dialami warga.
Baca Juga: Ronaldo dari Sulawesi Tengah Pecahkan Rekor SKD CPNS Kemenkumham, Inspirasi untuk Generasi Muda!
Kerusakan yang terjadi umumnya pada atap rumah yang terbawa angin, terutama di rumah-rumah yang menggunakan atap seng.
"Kalau roboh tidak, cuma rata-rata sengnya terbawa angin," tambah Nasrul. Bagi warga, kerusakan pada atap rumah tentu tidak bisa dipandang ringan karena dapat menimbulkan kerugian besar, terutama bila cuaca ekstrem terus berlanjut dan memperparah kondisi hunian mereka.
Selain bangunan, pohon-pohon tumbang akibat angin kencang menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi. Pohon yang tumbang tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga memutus akses jalan, menghambat aktivitas masyarakat, dan mengganggu arus lalu lintas. Nasrul dan tim BPBD segera bergerak melakukan pembersihan di area terdampak untuk memastikan akses jalan kembali normal.
“Jadi kita membersihkan dulu terhadap pohon-pohon yang tumbang yang menutupi jalanan,” ungkap Nasrul.
Kerusakan parah dilaporkan menimpa satu rumah yang tertimpa pohon tumbang. Meski belum ada korban jiwa yang dilaporkan, kondisi ini tetap menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Rumah yang tertimpa pohon ini mengalami kerusakan cukup berat dan memerlukan bantuan lebih lanjut.