berita

Detik-Detik Pemuda Hilang di Bendungan Benteng Terekam CCTV, Diduga Terbawa Arus Deras

Minggu, 3 November 2024 | 19:44 WIB
Pemuda hilang terbawa arus di Bendungan Benteng, pencarian intensif dilakukan oleh tim SAR namun hasil masih nihil. #HilangDiBendungan #PencarianKorban (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Peristiwa tragis menimpa seorang pemuda bernama Jihad Ramadhani (22), yang dilaporkan hilang setelah nekat melompat dari Bendungan Benteng di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Kejadian ini bermula pada Sabtu sore, saat Jihad bersama teman-temannya memutuskan berenang di bendungan tersebut. Sayangnya, aksi tersebut berakhir naas ketika ia terbawa arus deras bendungan.

Menurut keterangan dari Komandan Pos (Danpos) Basarnas Parepare, Dadang Tarkas, pencarian intensif sudah dilakukan sejak laporan hilangnya Jihad pada Sabtu malam.

Baca Juga: Puluhan Luka-Luka, Jembatan Desa Karey Ambruk Saat Sambut Anggota DPRD Aru

“Iya, sedang dilakukan proses pencarian hari kedua terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang saat mandi-mandi (berenang) bersama teman-temannya,” ungkap Dadang. Dalam rekaman CCTV yang terpasang di bendungan, terlihat bahwa Jihad sempat muncul setelah melompat dari atas bendungan dan mencoba menepi, namun akhirnya arus yang kuat membuatnya kelelahan hingga menghilang dari pandangan.

Pada hari kejadian, korban terlihat bersama lebih dari lima rekannya di Bendungan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Setelah berenang, mereka sempat kembali naik ke atas bendungan, dan di sanalah Jihad kembali melompat ke bawah.

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang di Situs Mattabulu Soppeng: 9 Pengunjung Tewas, Korban Luka-Luka Terus Bertambah

Teman-temannya yang menyaksikan insiden ini langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang, yang kemudian memicu operasi pencarian oleh BPBD dan tim SAR gabungan.

Dadang menuturkan bahwa arus deras bendungan menjadi kendala utama dalam penyelamatan. “Sempat mau melipir ke tepi namun sepertinya kecapean dan menghilang. Ya diduga begitu terbawa arus sungai karena kan arus di Bendungan Benteng ini sangat deras,” terangnya.

Baca Juga: Jalan Poros Malino-Gowa Lumpuh 2 Jam! Kemacetan 1,5 Km Bikin Pengendara Frustasi

Tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dalam melakukan pencarian, termasuk menyusuri area sejauh lima kilometer dari lokasi terakhir Jihad terlihat, namun hingga hari kedua, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian terus dilanjutkan, melibatkan berbagai elemen dengan harapan dapat menemukan Jihad secepatnya. Selain Basarnas dan BPBD, warga setempat pun dilaporkan turut membantu pencarian di sepanjang aliran sungai bendungan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya yang sering kali tidak disadari di area bendungan dan sungai yang memiliki arus deras, terutama saat musim penghujan.

Baca Juga: Petugas Haji Kurang Optimal, Kemenag Usulkan 60% TNI: Akankah Layanan Jamaah Lebih Disiplin?

Meski begitu, belum ada kabar terbaru yang membawa harapan bagi keluarga dan kerabat Jihad. Proses pencarian diperkirakan masih akan terus dilakukan selama beberapa hari ke depan, dengan harapan pihak berwenang dapat segera menemukan keberadaan pemuda yang diduga terbawa arus tersebut.

Kejadian ini juga mengundang perhatian masyarakat sekitar, yang kini ikut mendoakan keselamatan Jihad dan menyebarkan peringatan tentang bahaya bermain di area bendungan yang memiliki arus kuat.

Tags

Terkini