berita

Viral! Drainase di Manggarai yang Menggantung Pekerjaannya, Netizen: Tinggal Tambah Ikan

Jumat, 8 November 2024 | 19:25 WIB
Drainase di Banggai viral karena tidak tersambung ke pembuangan akhir. Warga kecewa, netizen bereaksi nyeleneh. Perlu evaluasi serius. #DrainaseGagal #ViralDrainase #ProyekBanggai (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Proyek drainase yang tampak “setengah jadi” di Kabupaten Manggarai, NTT, sedang menjadi perbincangan panas di media sosial. Video viral memperlihatkan konstruksi drainase yang tidak tersambung ke sistem pembuangan akhir, sehingga air hanya akan meluap ke jalan atau halaman rumah warga.

Kondisi ini memicu kritik tajam dari berbagai kalangan. Warga yang merekam video itu tidak hanya menunjukkan ketidaksesuaian, tapi juga mengungkapkan kekhawatirannya dengan menanyakan, “Kasian warga kalau begini.”

Baca Juga: Modifikasi Tangki Demi Pertalite, Pengawas SPBU dan 7 Orang Lainnya Ditangkap Polisi

Drainase yang semestinya menjadi solusi banjir justru kini berpotensi menjadi penyebabnya. Biasanya, pembuangan drainase diarahkan ke sungai atau laut, tetapi proyek ini tampaknya diabaikan, menghasilkan sistem yang menggantung tanpa arah pembuangan. Bagi warga sekitar, ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan; ini adalah potensi masalah serius yang bisa mengancam kesehatan dan keselamatan.

"Ini akan menimbulkan masalah kesehatan jika air meluap, terutama dengan genangan yang bisa mengundang penyakit," ujar seorang warga yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga: Tindak Tegas Judi Online, 2000 Situs Diajukan untuk Diblokir Polda Sulsel

Respons netizen pun beragam, mulai dari kritik serius hingga sindiran nyeleneh yang mengarah ke institusi pemerintahan. Beberapa di antaranya bahkan menganggap proyek ini seolah “setengah jadi” atau “proyek borongan” yang dibiarkan begitu saja.

“Negara di bgun borongan,” tulis salah satu pengguna media sosial, mengomentari video viral itu. Komentar lain menyindir dengan saran sarkastis untuk menambahkan ikan koi atau bibit ikan lele di drainase tersebut, bahkan ada yang mengira proyek ini dibuat sebagai kolam pembibitan jentik nyamuk.

Baca Juga: Terbukti Kampanye Calon Bupati, Ahkam Basmin, ASN Luwu, Dijatuhi Vonis Percobaan di Pengadilan Negeri Belopa

Tidak sedikit netizen yang juga menyebutkan akun-akun figur publik dan pejabat, termasuk @prabowo dan @gibran_rakabuming, untuk meminta perhatian mereka terhadap masalah ini. Kritik semacam ini menunjukkan betapa netizen melihat proyek ini sebagai simbol dari ketidakseriusan pemerintah daerah dalam perencanaan infrastruktur.

Mereka tidak hanya mempertanyakan kualitas drainase, tetapi juga mengindikasikan dugaan ada potensi korupsi di baliknya. “LAPOR PAK… mohon diselidiki lebih lanjut Pak karena ada potensi korupsi

Tags

Terkini