berita

Dua Hari Hilang, Kaur Desa di Sulteng Mengungkap Kisah Mistis di Gunung!

Selasa, 21 Januari 2025 | 19:58 WIB
Kisah mistis hilangnya Kaur Desa di Sulteng selama dua hari di Gunung Taling Kokok. Apa yang sebenarnya terjadi? Simak fakta menariknya di sini!

 

Sulawesitoday - Budiarto Maamulu, seorang Kaur Perencanaan Desa Salipi berusia 33 tahun, ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilaporkan hilang selama dua hari. Kejadian ini berlangsung di Gunung Taling Kokok, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Penemuan tersebut menjadi perbincangan hangat, terutama karena Budiarto mengaku mendengar bisikan misterius yang memintanya naik ke gunung.

Kehilangan Budiarto bermula pada Sabtu (18/1), sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, ia berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke kebun di Desa Salipi, Kecamatan Bualemo. Namun, hingga malam tiba, ia tidak kunjung kembali ke rumah. Kepanikan pun melanda keluarganya, terutama sang istri, yang akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Bualemo, AKP Haryadi, menjelaskan, "Korban awalnya pergi ke kebun dan tidak pulang hingga malam. Hal ini membuat keluarganya melapor kepada kami." Tim pencarian segera dibentuk untuk menyusuri wilayah perkebunan dan sekitarnya.

Baca Juga: Ribuan Siswa SMP di Makassar Terancam Tak Dapat Ijazah, Masalah Kuota Sekolah Negeri

Yang membuat kasus ini menarik perhatian adalah pengakuan Budiarto setelah ditemukan. Ia mengaku mendengar suara-suara yang memintanya untuk menuju Gunung Taling Kokok. Pengalaman ini, meski terdengar mistis, bukan hal baru bagi masyarakat setempat. Banyak yang percaya bahwa gunung tersebut memiliki aura spiritual yang kuat.

Penemuan Budiarto menjadi angin segar bagi keluarganya. Namun, kejadian ini juga menyisakan pertanyaan mendalam. Apakah kejadian tersebut sepenuhnya terkait dengan faktor psikologis, atau ada elemen lain yang perlu ditelusuri lebih jauh? Tidak sedikit masyarakat yang menghubungkannya dengan kepercayaan lokal tentang makhluk halus dan keberadaan energi di Gunung Taling Kokok.

Dalam kasus seperti ini, penting untuk mendekati cerita dengan rasa hormat terhadap pengalaman individu dan keyakinan masyarakat sekitar. Jika Anda sering bepergian ke alam bebas, pastikan untuk selalu membawa perlengkapan yang memadai dan memberi tahu orang terdekat tentang rencana perjalanan Anda. Tidak ada salahnya juga untuk mengenal lebih jauh tentang budaya dan mitos setempat sebagai bagian dari langkah pencegahan.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini