berita

Jalan Trans Sulawesi Amblas 89 Meter: Tiga Rumah Hancur, Puluhan Warga Terancam

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:49 WIB
Longsor di Poso amblas 89 meter, 3 rumah rusak, lalu lintas lumpuh. Evakuasi dan jalur darurat jadi fokus utama di tengah kondisi yang belum stabil.

Sulawesitoday - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, selama sehari penuh telah mengakibatkan bencana besar. Jalan Trans Sulawesi di Desa Watuawu, Kecamatan Lage, amblas sepanjang 89 meter akibat tanah longsor.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/1) sekitar pukul 10.30 WITA ini tidak hanya melumpuhkan jalur utama penghubung Poso-Tentena, tetapi juga menghancurkan tiga rumah dan mengancam sepuluh rumah lainnya.

Sebanyak 40 jiwa terdampak, dengan 14 orang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, menjelaskan bahwa hujan mulai mengguyur sejak Rabu sore hingga malam, memicu pergerakan tanah yang signifikan di wilayah tersebut.

"Pengungsi berasal dari enam kepala keluarga. Selain itu, kebutuhan mendesak seperti tenda, selimut, dan perlengkapan tidur sangat diperlukan," ungkapnya.

Personel gabungan dari Polsek, Koramil, Brimob, dan BPBD terus bekerja untuk mengevakuasi warga. Mereka memastikan warga lansia dan barang-barang berharga dipindahkan sejauh 100 meter dari lokasi longsor.

Baca Juga: Kronologi Mencekam, Survei Camping Berujung Petaka di Sungai Biseang La'boro

Kapolres Poso, AKBP Arthur Sameaputty, menegaskan bahwa struktur tanah di lokasi masih bergerak sedikit demi sedikit.

"Kami telah mengalihkan jalur kendaraan ke jalan alternatif desa, tetapi truk besar dan bus tidak bisa melintas di sana," tambahnya.

Di tengah kondisi sulit ini, koordinasi intensif dilakukan antara Pemda Poso dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah. Jalan darurat dengan jembatan belly akan dibangun untuk memulihkan akses.

"Pengerjaan jalan darurat diperkirakan memakan waktu lima hari, dengan perlengkapan yang didatangkan dari Palu," jelas Arthur.

Kondisi ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan longsor seperti Sulawesi Tengah. Warga yang tinggal di daerah berisiko tinggi disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Bencana seperti ini bukan hanya persoalan alam, tetapi juga ujian solidaritas kita sebagai masyarakat.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday. Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini