Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong: Pemenang Tender Rata-rata Tawar 10% ke Atas Pagu Anggaran

waktu baca 2 menit
Foto: Moh. Afliyanto Hamzah menjelaskan bahwa pelaksanaan tender di Parigi Moutong mengikuti SOP dan umumnya pemenang menawar di atas 10 persen dari pagu anggaran. Pihaknya hanya mengambil tiga besar dalam evaluasi tender.
Home > Berita Pilihan > Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong: Pemenang Tender Rata-rata Tawar 10% ke Atas Pagu Anggaran

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong: Pemenang Tender Rata-rata Tawar 10% ke Atas Pagu Anggaran

Penjelasan Kepala BPBJ Parigi Moutong Mengenai Proses Tender

Sulawesitoday – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Parigi Moutong, Moh. Afliyanto Hamzah. Menegaskan bahwa tudingan terkait pelaksanaan tender. Yang banyak dimenangkan perusahaan dengan penawaran tender proyek dua hingga tiga persen dari pagu anggaran tidaklah benar.

Ia menekankan bahwa sejak tahun 2023. Atau sejak ia menjabat pada tahun 2022. Semua proses tender telah dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Prosedur dan Kriteria Pemenang Tender

Menurut Afliyanto, umumnya pemenang tender yang dilaksanakan masuk dalam tiga besar.

“Jika ada yang menawar hanya dua atau tiga persen dari pagu anggaran. Mohon maaf, (red, mereka tidak akan memenangkan tender),” jelasnya.

Ia melanjutkan. Saat ini pemenang tender. Rata-rata menawarkan dengan pengurangan 10 persen ke atas dari pagu anggaran.

Penawaran Tender di Atas 10 Persen

“Hampir semua pemenang menawar di kisaran 10 persen ke atas. Kalau pun ada yang menang. Dengan penawaran dua hingga tiga persen dari pagu anggaran. Itu mungkin rezeki mereka, silakan dicek saja,” ungkapnya.

Afliyanto juga menjelaskan. Setiap pengumuman tender selalu mencantumkan nomor urut satu dan cadangan satu. Biasanya pemenang bisa dua sampai tiga perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pengaturan dan Evaluasi Tender

Afliyanto menjelaskan. Dalam sistem saat ini, meskipun ada 12 perusahaan yang menawar. Pihaknya hanya mengambil tiga besar.

“Sisanya tidak perlu dievaluasi lagi,” terangnya.

Terkait perusahaan dari luar daerah. Ia menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengatur hal tersebut. Karena sifat tender terbuka yang boleh diikuti oleh perusahaan manapun di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *