• Selasa, 21 Juli 2026

Remaja 17 Tahun di Parepare Jadi Sasaran Busur Panah Misterius, Polisi Dalami CCTV

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 7 April 2025 | 02:07 WIB
Remaja 17 tahun diserang OTK pakai busur panah saat nongkrong di Parepare. Polisi cek CCTV dan periksa saksi.
Remaja 17 tahun diserang OTK pakai busur panah saat nongkrong di Parepare. Polisi cek CCTV dan periksa saksi.

Sulawesitoday - Malam di Jalan Panti Asuhan, Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, berubah mencekam ketika Rahyan (17) tiba‑tiba menjadi sasaran busur panah saat asyik nongkrong bersama dua temannya,

Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 19.30 WITA. Anak panah itu menancap di betis kiri Rahyan, membuat remaja asal Parepare itu terkapar dan dilarikan ke RSUD Andi Makkasau.

Menurut Aan, salah satu teman korban, mereka baru saja duduk di pinggir jalan, berbincang santai, ketika sekelompok pemotor melintas.

“Tiba‑tiba dari motor matik putih ada yang narik busur, lalu dilepaskan. Anak panahnya langsung nancep di betis Rahyan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Empat pelaku yang diduga berboncengan berpasangan dua motor—satu skuter matik putih dan satu scoopy—segera tancap gas menjauh. Aan sempat mengejar, tetapi kecepatan motor pelaku terlalu tinggi. “Saya kejar, tapi enggak kejar. Mereka belok kiri ke jalan poros,” katanya.

Warga sekitar langsung berdatangan membantu. Rahyan yang kesakitan segera ditolong, lalu dibawa dengan ambulans menuju rumah sakit. “Anak panahnya masih tertancap. Untungnya tidak mengenai urat nadi,” tambah Aan.

Kapolsek Soreang, Iptu Kisman, memastikan pihaknya sudah menangani kasus ini. “Korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit, dan kami arahkan pelaporan ke Polres Parepare karena korban di bawah umur,” jelas Kisman saat dihubungi.

Baca Juga: Remaja Pamekasan Ngegas Motor Modif Terompet, Semburkan Api dan Hebohkan TikTok

Penyidik Reskrim Polsek bekerja sama dengan Polres terus menggali keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar TKP.

Hingga berita ini ditulis, motif penyerangan masih misterius. Kepolisian berharap rekaman kamera pengawas dapat mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi nekat itu.

Sementara itu, keluarga Rahyan terus memantau kondisi sang anak di RSUD Andi Makkasau, menanti kepastian keselamatan dan proses hukum berjalan.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini