Fenomena ini membuat Ketua Umum Pegiat Anti Korupsi JCW, Sigit Imam Basuki, angkat bicara.
"Masyarakat jangan mudah percaya dengan banyaknya tawaran atau iming-iming mengatasnamakan lembaga atau pihak-pihak yang seakan akan dapat Program Makan Bergizi Gratis dari Pemerintah Pusat dengan memanfaatkan meminta sejumlah uang kepada para anggotanya, padahal tidak semudah itu lembaga mendapatkan sertifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena semua persyaratan nya ketat, masyarakat jangan mudah tertipu apalagi dijanjikan Gaji setara UMR setiap bulan, ini sudah tidak masuk akal," tegas Sigit. Ia mendorong masyarakat yang terlanjur merasa tertipu untuk melaporkan ke Aparat Penegak Hukum.
Baca Juga: Jebakan Utang China, Negara-negara Dunia Ketiga Masuk Pinjaman Raksasa Beijing
Hingga kini, para relawan di Sidoarjo hanya bisa berharap adanya kejelasan. Data pribadi mereka yang telah disetor, seperti fotokopi KTP dan KK, menjadi kekhawatiran baru. Pengembalian uang pungutan, baik untuk NPWP maupun SK Korcam/PAC, menjadi tuntutan yang menggantung tanpa jawaban pasti.
Rentetan polemik kasus BRNR relawan pengawas program MBG di berbagai daerah ini seolah menjadi alarm bahwa janji-janji muluk, acap kali menyisakan luka dan kerugian.
Artikel Terkait
Bukan Isapan Jempol, Dua Kapal Berjuluk Tokoh Angkut Nikel dari Raja Ampat Saat KLHK Bertindak Tegas
DPR Serukan Akal Sehat Hadapi Polemik Nikel Caplok Raja Ampat
Bansos Pindai Muka ala Prabowo, Klaim Hemat Rp100 Triliun Aman di Kantong Negara
Kumpul Kebo di Indonesia: Cinta Tanpa Ikatan, Anak Kena Getahnya
Jebakan Utang China, Negara-negara Dunia Ketiga Masuk Pinjaman Raksasa Beijing