"Kami tidak akan mundur selangkah pun. Siapa pun yang menghalangi langkah kepolisian dalam memberantas narkoba akan kami proses sesuai ketentuan hukum," tegasnya dengan mata berbinar.
Tak main-main, ia juga berpesan kepada masyarakat. Jangan terprovokasi gerakan kriminal. Solidaritas diperlukan melawan narkoba.
"Pemberantasan narkoba di Palu adalah komitmen bersama. Jangan beri ruang bagi pelaku. Mari kita selamatkan generasi muda dan masa depan bangsa," sebut Kombes Deny dengan nada penuh harap.
Kedua bandar narkoba kini mendekam di tahanan. Penyidikan berlanjut intensif. Polresta Palu siap mengintensifkan operasi. Semua wilayah rawan jadi sasaran.
Pengorbanan Bripda Ridho tak sia-sia. Lukanya menjadi saksi. Perang melawan narkoba tak kenal kompromi. Darah yang tumpah menguatkan tekad.
Kayumalue menyisakan jejak merah. Bagaikan luka yang perlahan sembuh. Namun semangat pemberantasan tak pernah padam. Petugas siap berkorban demi masa depan bersih narkoba.
Artikel Terkait
Parigi Moutong Usulkan Roadmap Ketenagakerjaan Berbasis Lokal, Gebrak Kemnaker RI dengan 4 Strategi Ampuh
Diplomasi ASEAN Terbukti Ampuh, Prabowo Apresiasi PM Anwar Ibrahim Redam Konflik Kawasan
Dinas ESDM Sulteng Dapat Tugas Penyelesaian Kasus PETI, Satgas Pertambangan dan Lingkungan Hidup Segera Dibentuk
Disdikbud Parigi Moutong Pantau Kendala Penyaluran Dana Sertifikasi Guru, Hanya 325 dari 3.000 Guru yang Terima
Oknum Kepsek Parimo Divonis 13 Tahun, MA Batalkan Putusan Bebas Kontroversial Kasus Kekerasan Seksual Anak