Sulawesitoday - Kejadian yang mengejutkan ini bermula ketika seorang nelayan di Distrik Liquiçá, Timor Leste, tengah melakukan aktivitas rutin mereka di laut. Nelayan tersebut, yang tidak disebutkan namanya, awalnya tidak mengira bahwa tangkapannya kali ini akan mengubah suasana hari itu menjadi mencekam.
Saat membedah perut seekor hiu yang ditangkapnya, nelayan tersebut menemukan potongan tubuh manusia—kaki korban yang diketahui kemudian adalah milik Carol Colleen Monfore, warga negara Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Detik-Detik Mencekam, Warga Berjuang Evakuasi Jasad Pria yang Diseruduk Sapi di Polman
Carol Monfore, yang berusia 68 tahun, dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas diving bersama enam rekannya di perairan Pulau Reong, Kecamatan Wetar Utara, Maluku Barat Daya. Saat kejadian, Kamis (26/9), kondisi laut dilaporkan dalam keadaan berarus deras, yang diduga menjadi penyebab Monfore terseret arus hingga akhirnya hilang. Rekan-rekan Carol, termasuk tour guide yang menemani mereka, sempat melakukan pencarian menggunakan tiga kapal, yakni KM Phinisi Tiare, KM Seemore, dan KM Neiomi. Namun, upaya mereka tidak membuahkan hasil.
Setelah lima hari pencarian yang dilakukan oleh tim siaga Basarnas Kalabahi, NTT, operasi tersebut dihentikan tanpa hasil yang berarti. Namun, pada Minggu (6/10), potongan tubuh Carol ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan di perut hiu oleh nelayan Timor Leste. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, yang menjelaskan bahwa informasi tersebut diterima setelah dilakukan konfirmasi dengan pihak konsulat Amerika Serikat di Jakarta.
Nelayan tersebut tidak hanya menemukan potongan kaki, tetapi juga perlengkapan diving milik Carol, seperti "white shot" yang merupakan perlengkapan renang yang ia kenakan saat melakukan diving. "Mereka sering mencari hiu di wilayah tersebut dan tak menyangka akan menemukan potongan tubuh manusia di dalam perut hiu," ujar Arafah dalam keterangannya.
Kisah ini menyisakan perasaan pilu bagi keluarga korban dan rekan-rekan Carol yang sebelumnya telah berjuang melakukan pencarian dengan harapan bisa menemukan korban dalam keadaan selamat. Rick Sass, salah satu sahabat dekat keluarga Monfore, juga telah membenarkan bahwa potongan tubuh yang ditemukan adalah milik Carol.
Penemuan ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga menjadi pengingat tentang betapa tidak terduganya bahaya di laut, bahkan bagi para penyelam yang berpengalaman. Tragedi ini juga menimbulkan pertanyaan terkait keamanan aktivitas penyelaman di wilayah tersebut, terutama dengan kondisi arus laut yang kuat dan keberadaan predator laut seperti hiu.
Pihak Basarnas serta otoritas setempat masih menyelidiki lebih lanjut terkait insiden ini, namun satu hal yang pasti, kematian Carol Colleen Monfore menjadi duka mendalam bagi keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Artikel Terkait
Dari Rp1,783 Triliun, Rp537 Miliar Habis untuk Gaji dan Tunjangan ASN dalam Ranperda APBD 2025 Parigi Moutong
Telan Rp13,301 Miliar, Belanja BPJS Kesehatan Aparat Desa dari Rp1,783 Triliun Struktur Ranperda APBD 2025 Parigi Moutong
Eksplorasi Keindahan Terumbu Karang di D'MARANTALE, Tempat Snorkeling Terbaik Parigi Moutong
Rp16,131 Miliar Belanja BPJS Ketenagakerjaan Masuk Raperda APBD 2025: Prioritaskan Aparat Desa, Pekerja Rentan, dan Non-ASN
Detik-Detik Mencekam, Warga Berjuang Evakuasi Jasad Pria yang Diseruduk Sapi di Polman