Sulawesitoday - Bareskrim Polri kembali mencatatkan capaian besar dalam operasi penegakan hukum, kali ini dengan pengungkapan kasus judi online SLOT82-78 yang bernilai fantastis. Dalam operasi ini, Bareskrim menyita uang tunai senilai Rp 70,1 miliar dari jaringan judi internasional yang dikendalikan oleh warga negara asing (WNA) asal China.
Angka tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah penanganan kasus judi online di Indonesia, melampaui sitaan sebelumnya yang hanya mencapai Rp 6,055 miliar.
"Dalam pengungkapan kali ini, kami telah berhasil menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai dengan total jumlah Rp 70.138.000.000," ungkap Wakabareskrim Polri, Irjen Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers, Sabtu (2/11/2024).
Pengungkapan ini bukan sekadar angka besar, tetapi juga bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita ke-7. Program ini bertujuan memperkuat reformasi hukum, termasuk pemberantasan perjudian dan korupsi.
Menurut Irjen Asep, instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi dasar pembentukan Satgas Penanggulangan Perjudian Online.
“Instruksi dari Bapak Kapolri jelas, mulai dari tingkat Mabes hingga Polda harus menindak tegas segala bentuk praktik perjudian online,” kata Irjen Asep.
Selain uang tunai, berbagai barang bukti lain juga berhasil disita, termasuk dua unit mobil, tiga unit ponsel, dan satu unit laptop yang digunakan untuk mengoperasikan situs judi SLOT82-78. Penangkapan ini berhasil menjerat tujuh orang tersangka, termasuk satu WNA dan enam warga negara Indonesia (WNI) yang berperan dalam sindikat tersebut.
Di antara mereka, tersangka berinisial HEJ, disebut sebagai aktor utama yang mengatur aliran dana melalui dua perusahaan bernama PT AJT dan PT MLT, yang berfungsi untuk layanan deposit dan penarikan uang dalam transaksi judi.
Selain HEJ, tersangka CAS dan E juga memiliki peran penting. CAS bertindak sebagai direktur PT OTI, sedangkan E adalah komisarisnya. PT OTI ini merupakan perusahaan jasa keuangan yang dibentuk khusus untuk mengoperasikan situs SLOT82-78.
Pihak Bareskrim juga mengungkap adanya tersangka lain berinisial IJ, seorang manajer di PT QDT yang berfungsi sebagai gerbang pembayaran utama dalam transaksi situs judi online tersebut.
Bareskrim menyatakan bahwa kasus ini belum sepenuhnya tuntas. Saat ini, Satgas masih memburu dua tersangka lain yang diduga terkait dengan pengoperasian situs SLOT82-78.
Diperkirakan, situs tersebut memiliki pengguna hingga 85 ribu pemain dari Indonesia saja, menunjukkan skala besar dari dampak judi online di kalangan masyarakat. Pemberantasan judi online ini menunjukkan keseriusan Polri dalam melawan kejahatan siber yang semakin canggih.
Operasi yang melibatkan dana ratusan miliar rupiah ini tidak hanya menjadi pencapaian dalam pemberantasan judi, tetapi juga memperlihatkan efektivitas kolaborasi lintas lembaga yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Irjen Asep menekankan bahwa upaya ini akan terus digalakkan seiring dengan meningkatnya inovasi dan teknologi dalam kejahatan digital, sehingga masyarakat dapat merasa aman dari dampak negatif perjudian online yang makin meluas.
Artikel Terkait
Menghilang Misterius di Malam Hari, Wanita di Polewali Mandar Disabilitas Diduga Jatuh dan Hanyut di Sungai Belakang Rumah
Video Pemindahan Rumah Viral di Media Sosial: Beda Pilihan Cabup, Rumah Dipindah!
Kondisi Terkini Korban Tabrakan di Luwu Timur: Luka Serius, Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
Rp850 Miliar Hasil Lindungi Situs Judi Online, Komdigi di Bawah Sorotan
Angin Puting Beliung Hantam Bima: Gedung Kampus Hancur, Pohon Tumbang di Jalur Strategis