Sulawesitoday - Penembakan Rudi S Gani pada malam pergantian tahun menjadi tragedi yang mengejutkan. Sebagai seorang pengacara senior, Rudi dikenal banyak menangani kasus besar dengan profesionalisme tinggi.
Namun, di Desa Pattuku Limpoe, Bone, ia menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan secara terencana. Dua peluru bersarang di wajahnya, menandai akhir hidup seorang pejuang hukum.
"Kalau bisa secepatnya ditangkap itu pelakunya biar diketahui apa motifnya," ujar Yuliana, kerabat korban. Rasa takut dan ketidakpastian kini menyelimuti keluarga besar Rudi. Mereka mendesak polisi untuk segera mengungkap kasus ini. Hingga kini, pelaku masih misterius, dan motif di balik aksi brutal ini belum terkuak.
Menurut Prof Heri Tahir, pakar kriminologi dari Universitas Negeri Makassar, kasus ini jelas memiliki tanda-tanda pembunuhan berencana.
"Dari cara penembakan yang tepat di titik vital, bisa dipastikan pelakunya bukan orang biasa," ungkapnya. Heri juga menekankan perlunya penyelidikan mendalam terhadap kasus-kasus yang pernah ditangani Rudi.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Pasar Sausu: 15 Lapak dan 6 Rumah Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Profesi pengacara memang rentan terhadap ancaman. Kasus terakhir yang didampingi Rudi adalah sengketa lahan yang sensitif.
"Dia dampingi terlapor kasus penyerobotan lahan," ungkap istrinya, Hj Maryam. Meski tak pernah berseteru dengan orang lain, profesinya mungkin menjadi alasan mengapa Rudi menjadi target.
Malam kejadian, suara letusan senjata api memecah keheningan. "Selepas ledakan itu, Rudi tersungkur," kata Iptu Reyendra, Kasi Humas Polres Bone. Pelaku langsung melarikan diri dengan mobil, meninggalkan keluarga yang terpukul dan masyarakat yang bertanya-tanya.
Kematian Rudi mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan bagi profesi yang rawan risiko. Apa langkah yang perlu diambil untuk mencegah kejadian serupa? Penegakan hukum yang tegas, serta perlindungan ekstra bagi profesional seperti pengacara, harus menjadi prioritas.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday.com! Dapatkan update informasi dan berita ekslusif terbaru. Tinggal klik di sini dan langsung JOIN!
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday
Artikel Terkait
Tiga Rumah Hangus Akibat Percikan Kembang Api di Jalan Tinumbu Raya Makassar
Tiga Tahun Mencekam, KKB Sebabkan 159 Korban Jiwa di Papua
Misteri Penembakan di Bone, Labfor Polda Sulsel Selidiki Kasus Tewasnya Pengacara
Penembakan Maut di Bone, 5 Fakta Baru Terungkap dalam Kasus Pengacara Tewas
Kebakaran Hebat di Pasar Sausu: 15 Lapak dan 6 Rumah Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 400 Juta