• Selasa, 21 Juli 2026

Tragis! Siswi SMP di Parepare Jadi Korban Rudapaksa Tetangga, Kasus Kini Ditangani Polisi

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Selasa, 7 Januari 2025 | 19:05 WIB
Siswi SMP di Parepare menjadi korban pemerkosaan tetangga. Kasus terungkap setelah korban berani berbicara. Penyelidikan polisi sedang berlangsung.
Siswi SMP di Parepare menjadi korban pemerkosaan tetangga. Kasus terungkap setelah korban berani berbicara. Penyelidikan polisi sedang berlangsung.

Sulawesitoday - Kejahatan seksual kembali mengguncang Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Kali ini, seorang siswi SMP diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, pria berinisial SU, berusia 45 tahun. Orang tua korban tidak tinggal diam. Mereka melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian setelah mendengar pengakuan memilukan dari anak mereka.

Korban mengungkap bahwa tindakan tersebut dilakukan pada 4 November dan 27 November 2024, tepat di hari pemilu. Menurut pengakuannya, kejadian berlangsung di rumah pelaku yang berada di Kecamatan Ujung. Ancaman yang diberikan oleh SU membuat korban memilih diam hingga akhirnya ia menceritakan pengalaman kelamnya kepada seorang teman sekolah. Teman inilah yang akhirnya menyampaikan kabar itu kepada keluarga korban.

"Anakku sempat tutup mulut. Pelaku membungkam mulutnya dengan sarung dan mengancam akan membunuhnya jika melapor," ujar NM, ibu korban, kepada wartawan. Kisah ini tidak hanya menggambarkan trauma mendalam yang dialami oleh korban, tetapi juga keberanian luar biasa yang akhirnya muncul untuk mengungkap kebenaran.

Baca Juga: Lalai Tinggalkan Barang di TKP, Pria Gorontalo Ketahuan Bobol 12 Sekolah

Pihak kepolisian melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Parepare, Aiptu Dewi, menyatakan telah menerima laporan pada 30 Desember 2024. Hingga kini, proses penyelidikan tengah berlangsung. "Kami telah memeriksa korban dan sejumlah saksi. Saat ini, kami menunggu hasil visum sebagai alat bukti tambahan," ungkap Dewi.

Kasus ini rencananya akan digelar dalam sidang perkara pada Kamis, 9 Januari 2025. Meskipun begitu, perhatian besar perlu diarahkan pada pencegahan kejadian serupa di masa mendatang. Banyak korban seperti siswi ini yang terpaksa bungkam karena ancaman atau rasa takut akan stigma.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Pertama, edukasi menjadi kunci. Anak-anak perlu memahami hak mereka dan cara melindungi diri. Kedua, peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Tidak ada alasan untuk menutup mata terhadap tanda-tanda kekerasan di sekitar kita.

Kepada aparat penegak hukum, penyelesaian kasus ini harus menjadi prioritas. Hukuman yang setimpal bagi pelaku tidak hanya memberikan rasa keadilan bagi korban, tetapi juga mengirimkan pesan tegas bahwa kekerasan seksual tidak akan ditoleransi.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini