Sulawesitoday - Dalam ironi nasib yang tak terduga, Kadis Pendidikan Luwu, Andi Pallanggi, mendapati dirinya terseret dalam permainan tipu muslihat yang sangat licik.
Sungguh, siapa sangka ruang kerja yang biasanya sunyi tiba-tiba berubah jadi panggung sandiwara penipuan?
Ceritanya bermula pada hari Senin, ketika seorang pria tak dikenal memasuki ruang kerjanya dengan gaya santai namun penuh tekad.
Pria itu, yang kemudian diketahui bernama Fahri (36), dengan segera menyatakan bahwa dirinya diutus langsung oleh Bupati Luwu terpilih, Patahuddin.
Bayangkan saja, di tengah kesibukan kantor, saya dihampiri dengan permintaan uang Rp7 juta untuk mengganti ban mobil sang bupati.
Tidak hanya itu, pelaku seakan mengendalikan situasi dengan memanfaatkan teknologi; ia bahkan menelepon melalui nomor yang menampilkan foto profil mirip dengan sosok Bupati terpilih.
Di ujung telepon terdengar ucapan yang membuat suasana semakin meyakinkan.
Pertanyaan pun muncul: Seberapa jauh kita harus percaya pada apa yang tampak?
Andi Pallanggi, yang awalnya terkesan percaya dengan penjelasan tersebut, akhirnya merasakan keganjilan setelah pelaku pergi meninggalkan kantor.
Rasa curiga membuatnya segera menghubungi ajudan bupati terpilih, dan saat itulah realitas pahit terungkap. Rupanya, semua hanyalah sandiwara untuk menguras uang dari kantongnya.
Tak lama kemudian, polisi turun tangan.
Baca Juga: Detik-Detik Pengejaran: 7 Tahanan Kabur dari Polres Parigi Moutong Kembali ke Penahanan
Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma, penyelidikan cepat mengungkap identitas kedua pelaku yang ternyata merupakan duo yang tidak main-main.
Akhirnya, pada Kamis, petugas berhasil mengamankan Fahri bersama rekannya, Hayyul Muttaqim (38), di sebuah kos-kosan di Dusun Wara, Desa Wara, Kecamatan Kamanre.
Artikel Terkait
Tujuh Mahasiswa Palestina Akan Kuliah di Palu, Semua Biaya Ditanggung UIN Datokarama
Tragedi di Tambang PT IWIP: Longsor Renggut Nyawa Dua Pekerja
Ibu Hamil Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Polman
Al-Fatihah: Surah yang Menggetarkan Iblis dan Menjadi Tameng Umat
Detik-Detik Pengejaran: 7 Tahanan Kabur dari Polres Parigi Moutong Kembali ke Penahanan