• Kamis, 4 Juni 2026

Lansia Coba Bundir di Mamuju, Sempat Minum Sunlight Sebelum Polisi Selamatkan Nyawa

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:44 WIB
Insiden di Mamuju, Sulbar: Lepinus, lansia coba Bundir, mendapat pertolongan cepat polisi, kini kondisinya mulai membaik.
Insiden di Mamuju, Sulbar: Lepinus, lansia coba Bundir, mendapat pertolongan cepat polisi, kini kondisinya mulai membaik.

SulawesitodayLansia coba Bundir di Mamuju, Sulbar menjadi sorotan warga. Insiden terjadi di Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju pada Sabtu (8/2/2025).

Kejadian bermula ketika Lepinus, seorang pria berusia 60 tahun, meminum satu botol cairan sabun cuci piring Sunlight. Ia langsung jatuh pingsan dengan kondisi mulut berbusa yang membuat situasi semakin genting.

Tim penyelamat segera digerakkan setelah mendapatkan laporan dari warga. Polisi langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban tanpa menunggu waktu lama.

Sesampainya di tempat, petugas mendapati Lepinus sudah tidak sadarkan diri. Tindakan cepat personel Polsek Tommo memberikan pertolongan pertama dengan sigap.

Korban pun dibawa ke Puskesmas Satelit Tommo untuk mendapatkan penanganan awal. Selanjutnya, Lepinus segera dirujuk ke RSUD Mamuju guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

Berkat respons cepat tim kepolisian, kondisi Lepinus kini mulai menunjukkan perbaikan. Meski demikian, ia masih berada di bawah pengawasan ketat para tenaga medis.

Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Apakah langkah ekstrem yang diambil oleh Lepinus merupakan percobaan bunuh diri atau ada faktor lain yang melatarbelakangi?

Pihak kepolisian masih menggali informasi lebih lanjut bersama keluarga korban. Mereka terus berkoordinasi untuk memastikan dukungan psikologis yang dibutuhkan Lepinus terpenuhi.

Dalam pernyataannya, Plt Kapolsek Tommo, Iptu H. Rustam Cega, menyampaikan bahwa penyelidikan terhadap motif kejadian masih berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendeteksi gejala tekanan emosional.

“Kita harus lebih peka terhadap kondisi mental orang terdekat,” ujar Iptu H. Rustam Cega. Pesan tersebut menggugah kita semua untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda depresi atau stres berat.

Kejadian ini mengingatkan kita bahwa masalah kesehatan mental tidak mengenal usia. Bahkan lansia sekalipun bisa menghadapi tekanan emosional yang berujung pada keputusan drastis.

Baca Juga: Kasus Anak Balita Hilang di Banggai Laut: Polisi Galang Bukti dan Tegaskan Pentingnya Informasi Akurat

Di sisi lain, peristiwa ini mencerminkan betapa pentingnya peran respons cepat petugas dalam menangani situasi darurat. Kecepatan aksi polisi di Mamuju terbukti krusial dalam menyelamatkan nyawa Lepinus.

Kisah ini juga menjadi cermin dari fenomena global tentang pentingnya dukungan emosional dan kesehatan mental. Setiap individu, tak terkecuali lansia, membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini