• Senin, 20 Juli 2026

Ombak Protes di Desa Pondan Bermunculan Terhadap Rencana Tambang di Banggai

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:09 WIB
Warga Banggai adakan demo tambang, desak sosialisasi dan dialog agar proyek PT Morano Gamping tidak mengganggu kesejahteraan lokal.
Warga Banggai adakan demo tambang, desak sosialisasi dan dialog agar proyek PT Morano Gamping tidak mengganggu kesejahteraan lokal.

Sulawesitoday - Pada Sabtu pagi, warga Desa Pondan, Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, melakukan aksi protes dengan membakar ban bekas.

Aksi ini dilakukan sekitar pukul 06.30 Wita sebagai respon atas rencana aktivitas PT Morano Gamping yang berpotensi membuka proyek tambang di Banggai.

Warga menolak proyek tanpa melalui sosialisasi menyeluruh. Mereka menginginkan dialog terbuka agar dampak lingkungan dan sosial dapat dipahami bersama sejak awal.

Kapolsek Lamala, AKP Rudi Cornelis, segera turun tangan untuk meredakan situasi. Menurutnya, aksi demo tambang ini harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku agar tidak merusak fasilitas umum.

Personel kepolisian langsung mendekati kerumunan warga untuk mengembalikan ketertiban. Mereka memberikan imbauan agar api dari ban bekas segera dipadamkan dan jalan kembali bisa dilalui kendaraan dengan aman.

Dalam kesempatan itu, AKP Rudi menekankan bahwa unjuk rasa yang diatur undang-undang harus tetap tertib.

Ia mengingatkan bahwa setiap demo, termasuk demo tambang di Banggai, perlu mengedepankan komunikasi yang jelas antara masyarakat dan pihak perusahaan.

Rencana mediasi akan segera dilaksanakan bersama aparat desa dan perwakilan dari PT Morano Gamping pada hari Senin mendatang.

Dialog ini diharapkan bisa menjembatani kepentingan warga dan pihak perusahaan agar solusi yang adil dapat tercapai.

Situasi ini membuka mata banyak pihak tentang betapa pentingnya peran komunikasi dalam setiap proyek tambang di Banggai.

Apakah kemajuan industri harus mengorbankan kesejahteraan masyarakat? Pertanyaan ini menggema di benak warga dan aparat yang terlibat.

Baca Juga: Evaluasi Perizinan Tambang: Aristan Serukan Penataan Ulang demi Kesejahteraan Sulteng

Aksi protes yang relatif damai ini mencerminkan keprihatinan mendalam warga terhadap potensi dampak proyek tambang yang belum disosialisasikan.

Masyarakat berharap bahwa mediasi dan dialog yang konstruktif akan mencegah konflik serupa terjadi lagi di masa depan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini