Durian, kini, bukan lagi sekadar buah musiman. Ia telah bertransformasi menjadi komoditas strategis nasional berdaya saing tinggi. Parigi Moutong bukan hanya akan dikenal sebagai produsen, melainkan juga pusat pengembangan durian modern skala besar di Indonesia.
Baca Juga: Mata Warga Bicara: Jaringan Sabu di Parigi Terkuak, Dua Pelaku Diringkus
Sebuah visi yang ambisius, namun bukan mustahil. Apalagi, jika melihat targetnya: untuk menyaingi Thailand dan Vietnam, Indonesia, atau lebih spesifik Parigi Moutong, butuh setidaknya 1.800 investor. Angka yang besar, tapi bukan tidak mungkin digapai.
"Mari kita sambut era baru ini dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kerja nyata," pungkas Faradiba, semacam ajakan untuk menaiki kapal yang sama menuju masa depan durian Indonesia.
Artikel Terkait
Revolusi Medis dari Cina: Pembuluh Darah Tak Lagi Jadi Misteri Berkat Teknologi Cahaya Tembus Kulit
Hujan Pemicu Bencana di Polman: Jalur Vital Desa Pupuring Amblas, Warga Diimbau Waspada
Viral Live TikTok Saat Operasi Sesar, Dua Nakes Ini Dipecat
Demi Selamatkan Ibu Hamil, Kapal Nakes Terombang-Ambing di Laut Lepas Asmat Papua
Mata Warga Bicara: Jaringan Sabu di Parigi Terkuak, Dua Pelaku Diringkus