Meski Jisman enggan menyebut angka pasti, ia mengindikasikan bahwa potensi peningkatan PAD dari sektor pajak kendaraan cukup fantastis. Apalagi dengan sistem baru yang menjamin penerimaan langsung tanpa potongan birokrasi. "Potensinya besar sekali. Ini bukan angka kecil," katanya sambil tersenyum tipis.
Dengan jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat di Parigi Moutong, baik roda dua maupun roda empat, proyeksi penerimaan tahun 2025 diprediksi naik minimal 30 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya. Belum lagi jika tingkat kepatuhan wajib pajak juga membaik berkat intensifikasi sosialisasi.
Data dari Korlantas Polri mencatat pertumbuhan kendaraan bermotor di Sulawesi Tengah rata-rata 8 persen per tahun. Parigi Moutong sebagai salah satu kabupaten dengan aktivitas ekonomi cukup dinamis tentu menyumbang porsi signifikan dari angka tersebut. Sektor perkebunan kelapa sawit dan kakao yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal mendorong mobilitas tinggi.
Apa Harapan ke Depan?
Implementasi sistem baru ini membawa harapan sekaligus tantangan. Jisman berharap masyarakat Parigi Moutong semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu. Bukan sekadar kewajiban formal, tapi kontribusi nyata untuk pembangunan daerah mereka sendiri. "Hasil pajak ini kembali ke daerah. Untuk jalan, untuk sekolah, untuk rumah sakit," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi. Bapenda tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan Samsat, kepolisian, hingga pemerintah desa sangat krusial dalam mengawal keberhasilan sistem baru ini. "Ini kerja tim. Bukan kerja satu pihak," ujarnya.
Tantangan terbesar ke depan adalah memastikan sistem berjalan mulus tanpa hambatan teknis. Integrasi data antara Samsat dan sistem keuangan daerah harus solid. Transparansi pelaporan juga menjadi kunci agar publik bisa mengawal penggunaan dana pajak mereka.
Baca Juga: Bupati Bentuk Satgas Khusus Percepat Pembangunan 170 Gerai KDKMP di Parigi Moutong
Artikel Terkait
Panen Raya Tanpa Tambang Ilegal, Komitmen Tegas Pemda Parigi Moutong Jaga Ketahanan Pangan
846 Ton Beras Mengalir ke Parigi Moutong, Langkah Strategis Stabilkan Harga Pangan di Tengah Gejolak Ekonomi
Pejabat Pusat Turun Langsung Cek Kualitas Beras Bantuan di Parimo: Layak Konsumsi atau Sekadar Formalitas?
Tiga Ancaman Intai Remaja Parigi Moutong, Ini Solusi Pemda
Bupati Bentuk Satgas Khusus Percepat Pembangunan 170 Gerai KDKMP di Parigi Moutong