Sulawesitoday - Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya untuk menjaga proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 bebas dari kecurangan. Hermansyah Siregar, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, menekankan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk kecurangan yang ditemukan,” katanya dalam pernyataan resmi pada Rabu, (23/10/2024).
Baca Juga: Perketat Keamanan Seleksi CPNS, Kemenkumham Sulteng Andalkan Teknologi Pengenalan Wajah
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pengawasan, Kemenkumham menyediakan nomor pengaduan khusus melalui WhatsApp di nomor 0878-4030-2006. Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran, baik dari peserta maupun panitia, dapat langsung melaporkannya.
“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan serius dan profesional,” tambah Hermansyah. Langkah ini menunjukkan bahwa Kemenkumham tidak main-main dalam menangani isu integritas, terutama pada seleksi CPNS yang selalu menjadi sorotan publik.
Baca Juga: Kemenkumham Sulteng Pimpin Inovasi Pelayanan: Fasilitas Istimewa bagi Ibu Hamil dalam SKD CPNS 2024
Langkah Nyata Pencegahan Kecurangan
Selain membuka saluran pengaduan, Kemenkumham juga memperkuat pencegahan dengan beberapa langkah strategis. Pertama, peningkatan pengawasan ketat di setiap tahapan seleksi. Proses yang mencakup pendaftaran, ujian, hingga pengumuman hasil akhir dipantau secara langsung oleh pihak berwenang.
Dengan demikian, setiap potensi kecurangan bisa dideteksi sejak dini. Kedua, penggunaan teknologi informasi untuk memperkuat transparansi. Sistem berbasis teknologi ini, menurut Hermansyah, tidak hanya mencegah manipulasi data, tetapi juga memudahkan proses verifikasi peserta secara akurat.
Baca Juga: Persaingan Sengit! Hanya 130 Peserta dari 6.959 yang Lolos di SKD CPNS Kemenkumham Sulteng
Langkah lainnya adalah sosialisasi yang gencar kepada calon peserta dan masyarakat mengenai tata cara seleksi dan sanksi tegas bagi mereka yang mencoba berbuat curang.
Dalam pernyataan resminya, Hermansyah menyebutkan, “Kami ingin memastikan bahwa ASN yang kami rekrut adalah mereka yang benar-benar berkompeten dan memiliki dedikasi untuk melayani masyarakat.” Fokus utamanya adalah integritas peserta, di mana kualitas individu yang dihasilkan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Hanya yang Terbaik! Ribuan Pelamar Berebut Formasi Terbatas di SKD CPNS Kemenkumham Sulteng
Tekad Kemenkumham: Integritas di Atas Segalanya
Artikel Terkait
Perketat Keamanan Seleksi CPNS, Kemenkumham Sulteng Andalkan Teknologi Pengenalan Wajah
Tim Inafis Bergerak Cepat! Identifikasi Korban SAM Air di RS Bhayangkara, Penyerahan Jenazah Segera Terlaksana
Parigi Moutong Dorong Pertanian Organik Jadi Produk Unggulan! Kembangkan Jaringan Pemasaran untuk Dukung Keberlanjutan
Debat Publik Pilkada Parigi Moutong 2024: Warga Diberi Kesempatan Nilai Visi Misi Paslon! Saksikan Langsung, Tentukan Pilihan Anda!
Bunga Desa Ala Paslon Nizar-Ardi di Debat Publik Pilkada 2024: Janji Berkantor di Desa Demi Percepat Pelayanan, Warga Tak Susah Lagi Urus Administrasi