Sulawesitoday - Mutmainnah Korona, anggota DPRD Kota Palu, menyuarakan penolakan keras atas rencana eksploitasi tambang bawah tanah di Poboya.
Ia menilai proyek yang akan digarap PT Citra Palu Minerals bersama investor asing PT Macmahon Mining Service adalah keputusan yang berisiko tinggi.
Keputusan ini, katanya, bisa merusak ekosistem air dan mengganggu kestabilan tanah di wilayah Sesar Palu Koro.
Ini adalah langkah yang sangat berbahaya. Eksploitasi di zona sesar aktif bukanlah main-main.
Pernahkah kita membayangkan akibatnya jika struktur tanah terganggu? Ingat bencana 28 September 2018 yang menelan banyak korban. Perubahan kecil bisa memicu gerakan sesar yang lebih besar.
Dalam situasi seperti ini, setiap keputusan harus diambil dengan hati-hati. Risiko bencana seismik semakin nyata.
Memikirkan masa depan, kita harus waspada.
Selain ancaman seismik, ada kekhawatiran serius terkait pasokan air. Poboya dikenal sebagai daerah dengan aliran sungai vital bagi Kota Palu.
Gangguan pada sistem hidrogeologi tambang dapat mengurangi debit air dan mencemari sumber yang selama ini menjadi tumpuan kehidupan masyarakat.
Air bersih adalah kebutuhan primer. Tanpa itu, kehidupan sehari-hari akan terganggu.
Mutmainnah menambahkan, "Wilayah Poboya memiliki aliran sungai yang sangat penting. Jika tambang ini mengganggu sistem hidrogeologi, bukan hanya jumlah air yang berkurang, tapi juga bisa tercemar oleh bahan berbahaya."
Ia menyoroti bahwa hal ini sangat mempengaruhi perempuan yang sangat bergantung pada air untuk kebutuhan domestik dan kesehatan.
Baca Juga: Tumora-Maleyali Jadi Titik Temu: Poso dan Parigi Moutong Sepakat Tentukan Tapal Batas
Sebuah ancaman yang tak bisa dianggap remeh.
Tak hanya dari segi lingkungan, rencana ini juga dinilai melanggar aturan. Perda Kota Palu No. 11 Tahun 2023 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengedepankan prinsip kelestarian, kehati-hatian, dan keadilan lingkungan.
Artikel Terkait
Jersey Timnas Indonesia: Aura Pildun Menyala, Siap Menoreh Kemenangan
Eksklusif di Indonesia! Garmin MARQ Adventurer: Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Puncak
Api Tak Terpadamkan: Menyelami Dunia 10 Hero Anime dengan Jurus Api Memukau
Bencana Tanah Longsor di Poso: Rusdy Mastura Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Trans Sulawesi
Tumora-Maleyali Jadi Titik Temu: Poso dan Parigi Moutong Sepakat Tentukan Tapal Batas