• Senin, 20 Juli 2026

Restrukturisasi Besar di Google: Program Keluar di Tengah Penggabungan Tim dan Kebijakan Hibrida

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Minggu, 2 Februari 2025 | 15:11 WIB
Google luncurkan program keluar sukarela bagi karyawan di divisi Platform dan Perangkat, menargetkan Karyawan Pixel dan karyawan Android yang merasa tak sejalan.
Google luncurkan program keluar sukarela bagi karyawan di divisi Platform dan Perangkat, menargetkan Karyawan Pixel dan karyawan Android yang merasa tak sejalan.

SulawesitodayGoogle kembali mencuri perhatian dunia teknologi dengan mengumumkan program keluar sukarela yang menyasar karyawan di divisi Platform dan Perangkat.

Inisiatif ini, yang disampaikan lewat memo oleh salah satu eksekutif puncak, langsung menggugah reaksi beragam di kalangan karyawan.

Tak heran, program ini memicu perbincangan hangat, terutama di antara karyawan yang bertugas di unit-unit seperti Android (termasuk Auto, TV, Wear OS, hingga XR), Chrome, ChromeOS, Google Photos, Google One, Pixel, Fitbit, dan Nest.

Memo tersebut menyatakan bahwa program ini ditujukan bagi mereka yang merasa tak lagi sejalan dengan misi divisi baru atau mengalami kesulitan dalam menjalankan peran mereka—termasuk tantangan terkait kebijakan kerja hibrida.

Dalam situasi restrukturisasi dan penggabungan tim yang kian intens, karyawan seperti Karyawan Pixel dan karyawan Android diharapkan lebih memahami dinamika dan peran baru mereka.

Namun, bagi sebagian pegawai, terutama yang merasa tersisih, tawaran ini mungkin sudah menjadi opsi untuk Resign karyawan google secara sukarela.

Hanya untuk memperjelas, kebijakan ini saat ini hanya berlaku untuk pegawai yang bekerja di Amerika Serikat.

Jadi, meskipun Google memiliki karyawan yang tersebar di seluruh dunia, insentif ini belum menyentuh unit-unit di luar wilayah tersebut.

Ironisnya, di tengah pergeseran struktur organisasi yang cukup signifikan, divisi seperti Penelusuran dan AI masih tetap berjalan dengan kebijakan yang berbeda.

Seperti yang pernah disampaikan CFO Google beberapa bulan lalu, peningkatan efisiensi adalah kunci utama, meskipun jalannya tak selalu mulus.

Melihat ke belakang, restrukturisasi yang dilakukan oleh Google telah mengubah lanskap internalnya.

Baca Juga: Review Aplikasi Anti Iklan Terbaik untuk Android 2025: Dari Premium Hingga Gratis, Pilih Sesuai Kebutuhan

Penggabungan tim yang dulu beroperasi secara terpisah kini membuka ruang bagi karyawan untuk menyesuaikan diri dengan peran yang lebih holistik.

Namun, langkah ini juga menimbulkan pertanyaan: apakah pergeseran misi dan tugas ini benar-benar menguntungkan bagi semua pihak?

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini