• Senin, 20 Juli 2026

Pembatalan Proyek Kacamata AR Apple Mengundang Tanda Tanya, Sementara Meta Ray-Ban Terus Melaju

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 3 Februari 2025 | 19:37 WIB
Apple batalkan proyek kacamata AR mereka. Sementara Meta Ray-Ban terus mencuri perhatian dengan penjualan luar biasa dan inovasi terbaru.
Apple batalkan proyek kacamata AR mereka. Sementara Meta Ray-Ban terus mencuri perhatian dengan penjualan luar biasa dan inovasi terbaru.

Sulawesitoday - Apple sempat berambisi menghadirkan inovasi dalam bentuk kacamata AR dengan kode proyek N107. Proyek kacamata AR ini didesain seperti kacamata biasa, namun dilengkapi dengan display canggih di bagian lensa yang bisa menampilkan informasi penting.

Awalnya, Apple ingin kacamata ini terhubung langsung ke iPhone.
Inovasi ini memikat perhatian banyak pihak. Namun, kenyataan teknologi berkata lain.

Masalah utama muncul ketika kebutuhan daya dan performa ternyata terlalu besar untuk didukung oleh iPhone. Dua kalimat pendek ini menyiratkan tantangan yang dihadapi.

Apple pun mencoba mengalihkan sambungan ke Mac, dengan harapan mendapatkan performa yang lebih stabil.


Keputusan tersebut tak lepas dari keraguan. Sebagian eksekutif Apple menganggap solusi koneksi ke Mac bukanlah jawaban yang tepat untuk konsumen.

Desain kacamata AR ini sendiri menonjol dengan bobot yang lebih ringan daripada produk andalan mereka, Vision Pro.

Produk ini tidak dilengkapi head strap yang biasa menemani headset AR lainnya. Sebagai gantinya, lensa kacamata memiliki kemampuan unik: berubah warna sebagai sinyal bagi orang di sekitar bahwa pengguna sedang fokus atau sibuk. Fitur ini semacam “tanda tangan” inovasi Apple.

Menurut laporan dari The Verge pada Senin, 3 Februari 2025, hal ini menjadi daya tarik tersendiri meskipun kontroversi tetap menggantung.

Keputusan untuk membatalkan proyek kacamata AR ini menyisakan pertanyaan besar.

Apakah langkah ini menandakan pergeseran strategi Apple di ranah AR dan XR? Sejarah mencatat, Apple pernah membatalkan proyek serupa pada tahun 2023.

Selain itu, pengembangan headset Vision Pro 2 pun sedang ditangguhkan. Fokus Apple kini tertuju pada pembuatan versi terjangkau dari Vision Pro. Pasar pun menunjukkan respon yang kurang menggembirakan untuk generasi pertama Vision Pro.

Baca Juga: Geram! Apple Minta Tax Holiday 50 Tahun, DPR RI Desak Blokir iPhone dari Indonesia!

Sementara Apple harus menelan pahitnya pembatalan ini, kompetitor seperti Meta terus melaju. Meta Ray-Ban, salah satu proyek kacamata AR andalan, telah mencatat penjualan mencapai satu juta unit tahun lalu. Meta bahkan berencana meluncurkan versi yang lebih mewah dalam waktu dekat.

Pertarungan dalam inovasi teknologi semakin memanas. Apple dan Meta kini berada di persimpangan jalan, menimbang antara inovasi, performa, dan kebutuhan pasar. Bagaimanapun, dunia AR terus bergerak dan berinovasi, menantang para pemain besar untuk terus berpikir ke depan.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini