• Selasa, 21 Juli 2026

Jangan Dibuang! Cara Mudah Ubah Hard Drive Internal Jadi HDD Eksternal yang Serbaguna

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 6 Maret 2026 | 19:28 WIB
Jangan biarkan HDD lama berdebu! Pelajari cara mudah mengubah hard drive internal menjadi eksternal untuk backup data dan hemat biaya penyimpanan.
Jangan biarkan HDD lama berdebu! Pelajari cara mudah mengubah hard drive internal menjadi eksternal untuk backup data dan hemat biaya penyimpanan.

Sulawesitoday - Kita sering melihatnya. Di laci meja. Di pojok gudang. Atau tergeletak begitu saja di atas meja kerja. Benda kotak, berat, dan terlihat kaku: hard drive (HDD) internal bekas.

Biasanya itu sisa upgrade. Zaman sekarang, orang sudah pindah ke SSD. Lebih cepat. Lebih sat-set. Akibatnya, HDD lama yang kapasitasnya masih besar itu jadi yatim piatu. Sayang sekali.

Padahal, HDD itu nyawa data kita. Isinya mungkin foto kenangan sepuluh tahun lalu. Atau koleksi film yang belum sempat ditonton. Daripada jadi rongsokan elektronik, mengapa tidak dijadikan hard drive eksternal saja?

Lumayan. Bisa hemat ratusan ribu rupiah daripada beli yang baru di toko. Bisa untuk cadangan data (backup), bisa untuk simpan koleksi film, atau sekadar memperluas ruang simpan laptop yang makin sesak.

Caranya? Tidak sulit. Syaratnya cuma satu: telaten.

Cek Dulu Jantungnya

Sebelum melangkah jauh, periksa dulu kesehatannya. Jangan-jangan ia sudah "sakit sakaratul maut". Kalau sudah rusak parah, ya jangan dipaksa.

Caranya mudah. Colokkan dulu selagi masih di dalam komputer. Klik kanan di File Explorer, pilih Properties, lalu masuk ke tab Tools. Di situ ada menu Check untuk error checking. Kalau hasilnya bersih, jalan terus.

Satu lagi: cadangkan data pentingnya. Proses bongkar pasang itu penuh risiko. Kita tidak tahu kapan tangan kita tremor atau obeng terpeleset. Amankan dulu ke cloud atau flashdisk. Sedia payung sebelum hujan.

Membeli "Baju" yang Pas

HDD internal itu telanjang. Dia butuh casing. Istilah kerennya: Enclosure.

Ini poin paling krusial. Jangan salah beli baju.

Pertama, ukurannya. Kalau HDD itu copotan komputer meja (PC), ukurannya pasti besar: 3.5 inci. Casing jenis ini biasanya butuh napas tambahan—alias adaptor listrik sendiri. Kabel USB saja tidak kuat mengangkat dayanya.

Kalau copotan laptop, ukurannya mungil: 2.5 inci. Ini lebih praktis. Cukup colok USB ke laptop, ia langsung hidup.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini