[wpseo_breadcrumb]
Amburadul, Pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan dan Talud Jalur Dua-GOR Parigi Moutong 2023 Dinilai Asal Jadi
Sulawesitoday - Pekerjaan peningkatan ruas jalan Jalur Dua-GOR Parigi Moutong yang baru berjalan kurang dari setahun. Kini menunjukkan kerusakan signifikan. Kondisi jalan terlihat miring dan taludnya telah jebol. Meski anggaran yang digunakan mencapai Rp 3,125 miliar dengan nilai HPS yaitu Tiga Miliar Rupiah.
Jika dilihat, anggaran proyek bersumber dari APBD 2023 itu, kontraktor hanya menawar dari pagu HPS sekitar 0,17 persen. Artinya dengan anggaran bersih Rp 2.995 Miliar, seharusnya kualitas pekerjaan lebih baik lagi.
Sedangkan untuk pembangunan Talud memakan pagu anggaran Rp 1.991.596 Miliar dari HPS senilai Dua Miliar Rupiah.
Ini menjadi pertanyaan apakah pekerjaannya sudah sesuai spesifikasi?
Potensi Kerusakan dan Faktor Penyebab
Dari pantauan langsung, terlihat kondisi jalan sudah miring. Yang menimbulkan pertanyaan mengenai kelolosan pekerjaan ini dari uji mutu laboratorium.
Berikut beberapa faktor yang ditengarai menyebabkan kondisi ini:
Pondasi Jalan yang Tidak Sesuai Spesifikasi
Pondasi lapisan awal jalan yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan dangkal. Menjadi salah satu penyebab utama. Pondasi dangkal tidak cukup mendukung beban lalu lintas. Yang menyebabkan deformasi tanah di bawahnya dan mengakibatkan jalan miring.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
- Penggunaan material yang tidak sesuai atau tidak memadai untuk pondasi.
- Kurangnya pengendalian kualitas dalam proses pembangunan pondasi.
Kualitas Aspal di Bawah Standar
Lapisan permukaan jalan menggunakan aspal yang diduga berkualitas rendah. Juga turut berkontribusi terhadap masalah ini. Aspal yang tidak memenuhi spesifikasi mengurangi daya dukung dan kekuatan lapisan permukaan. Sehingga jalan menjadi tidak stabil dan miring.
Beberapa dugaan alasan penyebabnya meliputi:
- Penggunaan aspal yang tidak memenuhi spesifikasi.
- Kurangnya pengendalian kualitas dalam proses pembangunan lapisan permukaan.
Pembuatan Jalan yang Tergesa-Gesa
Proses pembangunan jalan yang diduga dilakukan dengan tergesa-gesa. Dapat menyebabkan lapisan-lapisan seperti pondasi bawah, pondasi atas, dan permukaan tidak diletakkan dengan benar. Hal ini mengakibatkan jalan menjadi tidak stabil dan miring.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh:
- Kurangnya waktu dalam proses pembangunan.
- Kurangnya personel yang terlatih.
- Kurangnya peralatan yang memadai.
-
-
Kondisi Talud yang Jebol
Selain kondisi jalan yang miring. Talud juga ditemukan dalam kondisi retak dan bahkan roboh. Ketidak sesuaian spesifikasi pembuatan dan material yang digunakan diduga menjadi penyebab utamanya.
Beberapa faktor teknis yang memungkinkan adanya kejanggalan termasuk:
- Kualitas material yang buruk.
- Desain dan konstruksi talud yang tidak tepat.
- Pemeliharaan dan perawatan yang kurang.
Pernyataan Dinas PUPR Parigi Moutong
Sekretaris Dinas PUPR Parigi Moutong, Nyoman Adi, yang ditemui pada 10 Juli 2024. Menyatakan sepengetahuannya pekerjaan tersebut sudah lolos uji mutu laboratorium.
Namun, untuk informasi lebih lanjut. Ia menyarankan menghubungi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Parigi Moutong, Wayan Mudana. Yang saat ini sedang dalam perjalanan dinas.