• Kamis, 4 Juni 2026

Garuda GA 288 Alami Lepas Ban di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Operasional Segera Pulih

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 17 April 2025 | 20:11 WIB
Ban pesawat Boeing 737‑800 Garuda lepas saat mendarat di Tanjungpinang, seluruh penumpang aman, pesawat kembali laik terbang.
Ban pesawat Boeing 737‑800 Garuda lepas saat mendarat di Tanjungpinang, seluruh penumpang aman, pesawat kembali laik terbang.

Sulawesitoday - Maskapai nasional Garuda Indonesia mencatat insiden lepasnya salah satu ban pesawat saat mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, pada Rabu, 16 April 2025.

Meski ban terlepas dan sempat menggelinding di dekat landasan, pendaratan berjalan aman dan seluruh 161 penumpang beserta awak kabin tidak terluka.

Pesawat yang terlibat adalah Boeing 737‑800 dengan nomor registrasi PK‑GUD, beroperasi sebagai penerbangan GA 288 rute Jakarta–Tanjungpinang.

Menurut keterangan resmi Garuda Indonesia, sebelum lepas landas, tim teknis telah melakukan inspeksi pra-penerbangan menyeluruh, termasuk pengecekan dan penggantian ban sesuai standar kelayakan operasi.

“Setiap prosedur pemeriksaan sebelum penerbangan telah kami jalankan dengan ketat,” ujar perwakilan Garuda.

Setelah insiden, tim teknis bekerjasama dengan otoritas terkait untuk melakukan inspeksi lanjutan.

Hasilnya menunjukkan tidak ada kerusakan lain pada sistem pesawat, dan ban yang bermasalah segera diganti dengan suku cadang baru yang memenuhi standar keselamatan.

Pengecekan tambahan kemudian dilakukan guna memastikan pesawat kembali laik terbang.

Garuda Indonesia menyatakan bahwa setelah serangkaian verifikasi, GA 288 telah beroperasi normal kembali dengan pendaratan selanjutnya di Bandara Soekarno–Hatta.

Akibat insiden, penerbangan balik ke Jakarta sempat mengalami penundaan.

Otoritas penerbangan setempat merekomendasikan digelarnya asesmen internal secara menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab lepasnya ban dan memperkuat langkah mitigasi risiko di masa mendatang.

Pihak maskapai juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan penumpang.

Baca Juga: Dari Klinik hingga Kos, Detail Kasus Pelecehan Dr Iril Terungkap

Insiden ini sempat terekam lewat video yang beredar di media sosial, menampilkan ban pesawat berguling di pinggir landasan saat pesawat berhenti, disertai suara kru kabin yang memohon penumpang tidak panik dan tetap di kursi.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini