CEO Adhitia Herawan memaparkan, “Dengan kamera real-time, AI memetakan pergerakan, detak jantung, hingga heatmap passing—memberi insight mendalam untuk strategi babak kedua.”
Menutup sesi, pakar regulasi Martyn Terpilowski mendorong penyederhanaan aturan investasi AI.
Baca Juga: Rakhmat Renaldy Pimpin Pendampingan Regulasi Daerah, Lima Rancangan Morut Diharmonisasi
“Investasi besar seperti di Vietnam bisa terulang di sini jika regulasi dikelola transparan dan fleksibel. Pemerintah perlu jadi pendorong, bukan penghambat.”
CITCOM CONNEXT 2025 menegaskan satu hal: merangkai masa depan AI bukan tugas segelintir pihak, melainkan gerakan kolektif lintas sektor yang terus berkelindan.
Artikel Terkait
Operasi Senyap Polsek Moutong Bekuk Pengedar Sabu di Taopa, Bukti Disita di Rumah
81,5 Persen Dana Hibah Pilkada Digunakan, Bawaslu Palu Pulangkan Rp 2,65 M ke Pemkot
China Uji Coba Broadband 10G di Hebei, Unduh Film 4K dalam 20 Detik
TRC dan TAGANA Sambung Pipa Air 30 Meter di Pebeunang, Warga Diminta Siaga Bencana
Rakhmat Renaldy Pimpin Pendampingan Regulasi Daerah, Lima Rancangan Morut Diharmonisasi