• Kamis, 4 Juni 2026

Aliansi Rakyat Tuntut Penutupan Total PETI di Parigi Moutong Setelah 100 Hari Kegagalan Pemkab

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Selasa, 9 September 2025 | 20:31 WIB
Aliansi Rakyat Peduli Keadilan Parigi Moutong menuntut penutupan PETI setelah 100 hari kegagalan Pemkab dan Polres.
Aliansi Rakyat Peduli Keadilan Parigi Moutong menuntut penutupan PETI setelah 100 hari kegagalan Pemkab dan Polres.

Pencemaran sungai sudah tidak terbendung. Kualitas air menurun drastis. Ikan-ikan mati. Ekosistem terganggu permanen. Kerugian lingkungan jauh melebihi keuntungan sesaat.

Sementara itu, komitmen pemerintah daerah dipertanyakan. Seratus hari bukanlah waktu singkat. Cukup untuk menunjukkan keseriusan. Namun fakta berkata sebaliknya.

  • Respons Pemerintah Dinanti

Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Parigi Moutong belum memberikan tanggapan resmi. Polres Parimo juga masih bungkam. Sikap diam ini semakin memperkuat tuduhan pembiaran sistematis.

Masyarakat menunggu jawaban konkret. Bukan lagi janji-janji kosong. Aksi nyata di lapangan yang dibutuhkan. Waktu terus berdetak. Kerusakan terus meluas.

Masa depan generasi Parigi Moutong dipertaruhkan. Antara kepentingan sesaat dan keberlanjutan jangka panjang. Pilihan ada di tangan pemimpin daerah.

Baca Juga: Tujuh Pekerja Freeport Terjebak Akibat Longsor Masif di Tambang Grasberg

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini