• Senin, 20 Juli 2026

DPR Curiga Ada Sabotase MBG, Hanya 34 dari 8000 Dapur Bersertifikat Higienis

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Jumat, 26 September 2025 | 09:51 WIB
DPR curiga sabotase di balik keracunan massal siswa MBG. Hanya 34 dari 8.000 dapur bersertifikat. Polisi diminta bongkar dalang
DPR curiga sabotase di balik keracunan massal siswa MBG. Hanya 34 dari 8.000 dapur bersertifikat. Polisi diminta bongkar dalang

Sulawesitoday - Gelombang keracunan massal yang melanda ribuan penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu dugaan serius. Bukan sekadar kelalaian biasa. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mencurigai adanya "dalang" dibalik tragedi yang mencoreng program andalan pemerintah ini.

Desakan untuk membongkar kemungkinan sabotase menguat seiring bertambahnya korban. Dari Ketapang hingga Bandung Barat, ratusan siswa tumbang. Kondisi serupa dilaporkan menyebar ke Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat, memunculkan pola yang mencurigakan.

"Ini bukan lagi soal dapur kotor atau makanan basi," tegas Dasco dalam keterangannya. "Ada kemungkinan pihak tertentu sengaja merusak program ini. Polisi harus turun tangan."

  • Sabotase atau Memang Kelalaian Fatal?

Data mengejutkan terungkap saat investigasi lapangan. Dari sekitar 8.000 dapur MBG yang beroperasi, hanya 34 yang mengantongi sertifikat higienis. Angka yang mencengangkan untuk program senilai triliunan rupiah.

Dasco yang langsung meninjau korban di Bandung Barat menemukan fakta mengkhawatirkan. Ratusan siswa dirawat akibat makanan terkontaminasi dalam kondisi yang diduga sengaja. "Pola keracunannya terlalu tersebar untuk disebut kebetulan," ungkapnya dengan nada curiga.

Komisi IX DPR sebelumnya telah memperingatkan kelemahan sistem pengawasan MBG. Namun respons lambat dari Badan Gizi Nasional (BGN) kini memicu dugaan ada yang bermain dibalik layar.

  • Apa Langkah Penyelamatan Program?

DPR memberikan ultimatum tegas kepada aparat penegak hukum. Investigasi menyeluruh harus dimulai segera, termasuk audit forensik terhadap rantai pasok makanan MBG. "Jangan sampai generasi penerus bangsa jadi korban permainan politik atau bisnis kotor," desak Dasco.

BGN dipaksa melakukan evaluasi internal menyeluruh. Sementara itu, polisi didorong menetapkan status kasus dan mengidentifikasi pihak-pihak yang berpotensi merusak program strategis ini.

Langkah darurat sudah disiapkan DPR. Audit keamanan pangan menyeluruh, standarisasi dapur, hingga pengawasan ketat distribusi makanan akan dijalankan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Tim Gabungan Buru Penyebab Keracunan 27 Siswa SMP Taopa Usai Konsumsi MBG

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini