Sulawesitoday - Gelombang keracunan massal yang melanda ribuan penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu dugaan serius. Bukan sekadar kelalaian biasa. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mencurigai adanya "dalang" dibalik tragedi yang mencoreng program andalan pemerintah ini.
Desakan untuk membongkar kemungkinan sabotase menguat seiring bertambahnya korban. Dari Ketapang hingga Bandung Barat, ratusan siswa tumbang. Kondisi serupa dilaporkan menyebar ke Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat, memunculkan pola yang mencurigakan.
"Ini bukan lagi soal dapur kotor atau makanan basi," tegas Dasco dalam keterangannya. "Ada kemungkinan pihak tertentu sengaja merusak program ini. Polisi harus turun tangan."
-
Sabotase atau Memang Kelalaian Fatal?
Data mengejutkan terungkap saat investigasi lapangan. Dari sekitar 8.000 dapur MBG yang beroperasi, hanya 34 yang mengantongi sertifikat higienis. Angka yang mencengangkan untuk program senilai triliunan rupiah.
Dasco yang langsung meninjau korban di Bandung Barat menemukan fakta mengkhawatirkan. Ratusan siswa dirawat akibat makanan terkontaminasi dalam kondisi yang diduga sengaja. "Pola keracunannya terlalu tersebar untuk disebut kebetulan," ungkapnya dengan nada curiga.
Komisi IX DPR sebelumnya telah memperingatkan kelemahan sistem pengawasan MBG. Namun respons lambat dari Badan Gizi Nasional (BGN) kini memicu dugaan ada yang bermain dibalik layar.
-
Apa Langkah Penyelamatan Program?
DPR memberikan ultimatum tegas kepada aparat penegak hukum. Investigasi menyeluruh harus dimulai segera, termasuk audit forensik terhadap rantai pasok makanan MBG. "Jangan sampai generasi penerus bangsa jadi korban permainan politik atau bisnis kotor," desak Dasco.
BGN dipaksa melakukan evaluasi internal menyeluruh. Sementara itu, polisi didorong menetapkan status kasus dan mengidentifikasi pihak-pihak yang berpotensi merusak program strategis ini.
Langkah darurat sudah disiapkan DPR. Audit keamanan pangan menyeluruh, standarisasi dapur, hingga pengawasan ketat distribusi makanan akan dijalankan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tim Gabungan Buru Penyebab Keracunan 27 Siswa SMP Taopa Usai Konsumsi MBG
Artikel Terkait
Tim Gabungan Buru Penyebab Keracunan 27 Siswa SMP Taopa Usai Konsumsi MBG
Ketika Orang Sulawesi Bertemu Gurun Mini di Yogya, Gumuk Pasir Parangkusumo yang Bikin Takjub
Prabowo Pulang dengan Hadiah Rp190 Triliun, Kanada Buka Pintu Lebar-lebar untuk Indonesia
Dugaan Bisnis Gelap di RSUD Undata Palu, Praktek Makelar Proyek dengan Komisi 20-30 Persen Mencuat
Akun Google Asing di HPmu? Hati-hati Data Pribadi Dicuri! Begini Cara Hapus yang Benar dan Efektif