Ada juga yang mengutip hadits. "Ternyata bener ya Air dan Tanah setiap harinya meminta izin kepada Allah untuk melenyapkan manusia tapi berkali-kali Allah bilang 'tunggu' mana tau ada hambaKu yang ingin bertaubat sampai akhirnya Allah bilang 'gerakanlah'," tulis akun lain.
Fenomena serupa juga terjadi di Aceh Tengah. Beberapa masjid lain dilaporkan tetap berdiri meski lingkungan sekitarnya terdampak parah. Pola ini menciptakan narasi kuat di masyarakat Aceh: rumah ibadah memang mendapat perlindungan khusus.
Namun, penting dicatat bahwa tidak semua masjid selamat. Beberapa musholla dan langgar kecil juga rusak dalam bencana. Konstruksi sederhana tentu tidak sekuat bangunan permanen. Fakta ini sering terabaikan dalam narasi viral.
Dari perspektif arsitektur, masjid-masjid besar memang dibangun dengan standar lebih tinggi. Dana pembangunannya besar. Pengawasannya ketat. Material yang digunakan berkualitas. Ini berbeda dengan bangunan rumah warga yang dibangun seadanya.
Berapa Korban dalam Bencana Terkini?
Data terbaru per Rabu pagi, 3 Desember 2025, mencengangkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas mencapai 753 orang. Tersebar di tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Korban hilang masih tinggi: 650 orang. Rincian untuk Aceh sangat menyedihkan: 218 meninggal dunia, 227 masih hilang. Sumatra Utara lebih parah: 301 tewas, 163 hilang.
Angka-angka ini terus berubah. Tim SAR masih melakukan pencarian. Medan yang berat memperlambat evakuasi. Akses jalan terputus di banyak titik. Cuaca buruk menghambat operasi helikopter.
Kabupaten Bener Meriah termasuk wilayah terparah. Jembatan Lampahan yang terputus membuat isolasi makin parah. Bantuan logistik kesulitan masuk. Warga terisolasi mengandalkan jalur alternatif.
Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat. Posko-posko pengungsian dibuka di gedung-gedung publik. Ironisnya, banyak masjid juga digunakan sebagai tempat mengungsi. Kekokohan bangunannya memberikan rasa aman bagi korban.
Artikel Terkait
Kantor Desa Torue Tersegel Lagi, Situasi Memanas Hingga Dua Kelompok Warga Saling Berhadapan
Deretan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Abdul Sahid Bikin DPRD Parigi Moutong Geram
Rival Altaf, Remaja Indigo yang Gambarkan Posisi Korban Longsor dengan Detail Akurat Sebelum Tim SAR Menggali
Mahfud MD Bongkar Dugaan Kolusi Izin Tambang di Balik Rentetan Bencana Sumatera
Marah Besar, Video Truk Kayu Gelondongan Pasca-Bencana Bikin Titiek Soeharto Semprot Menteri Kehutanan