Indonesia berulang kali mengalami gangguan komunikasi saat bencana: gempa, banjir, angin puting beliung. Pada peristiwa-peristiwa lalu, genset dan urgensi operator seluler menjadi kunci. Starlink, sebagai pemain baru, menawarkan alternatif. Tapi alternatif yang belum tuntas diuji dalam skala nasional — bukan hanya sekali kunjungan.
Janji pasang Starlink adalah sinyal. Ia memberi harap. Namun, harap tak cukup. Publik berhak tahu kapan perangkat tiba, siapa yang memasang, dan bagaimana distribusi daya untuk menjaga layanan itu tetap hidup. Pantau terus. Tanya terus. Jangan biarkan janji jadi lampu kilat — terang sesaat, lalu padam.
Baca Juga: Kayu Banjir Jadi Rebutan, DPR Ingatkan: Ada Aturan Hukumnya!
Artikel Terkait
Kepala BNN Suyudi Ario Seto: Tiga Bulan Memimpin, Langsung Beraksi Gagalkan Penyelundupan Sabu Rp5 Triliun
Aksi Take Down Aplikasi Mata Elang Ilegal: Manang Soebeti Gandeng Pasukan Bayangan Digital
Tangkap Tangan Lima Orang di Banten, KPK Amankan Diduga Jaksa Disebut Terima Suap Urusan TKA
Vendor Teknologi Terancam Jadi Tersangka Korupsi Chromebook Kemendikbud
Kayu Banjir Jadi Rebutan, DPR Ingatkan: Ada Aturan Hukumnya!