• Selasa, 21 Juli 2026

Banjir Bandang Terjang Guci, Jejak Proyek Mangkrak PLTP di Gunung Slamet Kembali Disorot

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Minggu, 21 Desember 2025 | 17:52 WIB
Banjir bandang terjang Guci Tegal. Rieke Diah Pitaloka soroti proyek PLTP mangkrak di Gunung Slamet. Siapa yang bertanggung jawab?
Banjir bandang terjang Guci Tegal. Rieke Diah Pitaloka soroti proyek PLTP mangkrak di Gunung Slamet. Siapa yang bertanggung jawab?

Namun, penjelasan teknis ini tak cukup memuaskan publik. Banyak yang bertanya, mengapa banjir kali ini begitu dahsyat? Apakah benar hanya karena hujan? Atau ada faktor lain yang selama ini diabaikan?

Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Ini pertanyaan paling susah dijawab. Proyek PLTP mangkrak meninggalkan jejak kerusakan. Alih fungsi lahan terus terjadi tanpa pengawasan ketat. Aktivitas penambangan diduga masih berlangsung. Sementara itu, pemerintah dan pelaku usaha saling lempar tanggung jawab.

Rieke Diah Pitaloka menegaskan perlunya pengusutan tuntas. "Kerusakan hutan di kawasan Gunung Slamet harus dipertanggungjawabkan," katanya. Ia mendesak audit lingkungan menyeluruh sebelum ada pembicaraan soal kelanjutan proyek apapun di kawasan tersebut.

Sementara itu, warganet terus menyuarakan keprihatinan mereka. Media sosial menjadi ruang publik baru untuk menuntut keadilan ekologis. Mereka tak mau banjir bandang Guci hanya jadi berita sesaat yang kemudian dilupakan. Ada tuntutan lebih besar: pemulihan hutan, pengawasan ketat, dan pertanggungjawaban hukum bagi pihak yang merusak lingkungan.

Baca Juga: Banjir Lumpur Sapu Pancuran 13 Guci, Warganet Sorot Aktivitas di Lereng Slamet

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini