• Selasa, 21 Juli 2026

Rahasia Gizi Pemain Belanda di Timnas Indonesia, Begini Kata Kepala Badan Gizi Nasional

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 3 April 2026 | 15:35 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana sebut 17 pemain Timnas Indonesia produk gizi Belanda. Benahi nutrisi sejak dini jadi kunci utama kemajuan sepak bola nasional.
Kepala BGN Dadan Hindayana sebut 17 pemain Timnas Indonesia produk gizi Belanda. Benahi nutrisi sejak dini jadi kunci utama kemajuan sepak bola nasional.

Sulawesitoday - PSSI dulu sulit menang. Penyebabnya klasik: urusan perut. Alias gizi yang kurang nendang. Itulah pengamatan tajam dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Logikanya sederhana. Banyak pemain bola hebat lahir dari kampung. Bakatnya melimpah, tapi asupan gizinya pas-pasan. Akibatnya, stamina loyo di menit-menit krusial.

“Jangan heran kalau PSSI dulu sulit menang, karena gizinya tidak bagus,” ujar Dadan dalam sebuah acara baru-baru ini.

Namun, wajah Timnas Indonesia kini mulai berubah. Lebih segar. Lebih bertenaga. Rahasianya? Ternyata ada campur tangan gizi dari Negeri Kincir Angin.

Publik mencatat ada sekitar 17 pemain yang kini memperkuat skuad Garuda merupakan "produk" dari sistem nutrisi yang mapan di Eropa. Mereka tumbuh besar dengan standar asupan yang ketat sejak dini.

“Sekarang PSSI sudah agak baik karena 17 pemainnya merupakan produk makan bergizi di negeri Belanda,” tambahnya.

Meski performa timnas mulai meroket, publik tidak boleh cepat berpuas diri. Lonjakan prestasi lewat jalur pemain "impor gizi" ini hanyalah solusi jangka pendek. Untuk bersaing di level dunia, kuncinya tetap satu: benahi gizi anak bangsa sejak usia dini.

Tanpa perbaikan gizi di akar rumput, mimpi melihat talenta lokal bersaing di panggung internasional akan tetap menjadi sekadar mimpi. Urusan bola ternyata memang bermula dari meja makan.

Heboh Tabel Gizi MBG Ramadan: Benarkah Satu Butir Dimsum Mengandung 28 Gram Protein?

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini