Bimtek MBS Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Parigi Moutong
Sebanyak 423 Kepala Sekolah Dasar (Kepsek) dari seluruh kesatuan pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong turut serta dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang diselenggarakan mulai Rabu 29 November 2023 hingga Jumat 1 Desember 2023.
Acara ini diinisiasi oleh Kepala Bidang Manajemen Pendidikan Sekolah Dasar, Ibrahim, dan berlangsung di aula Disdikbud Parimo.
MBS, menurut Ibrahim, merupakan konsep otonomi sekolah yang memberikan kebebasan kepada kepala sekolah untuk berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan di lingkungannya.
Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat, yang mendorong pengambilan keputusan partisipatif dari seluruh komponen warga sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.
Dalam Bimtek ini, peserta dijadwalkan menerima materi terkait akreditasi delapan standar nasional pendidikan, sejalan dengan Permendikbudristek nomor 38 tahun 2003.
Ibrahim menjelaskan bahwa standar akreditasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Sekolah Dasar (SD), dan Pendidikan Menengah telah disederhanakan menjadi empat komponen, yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen.
Ibrahim menekankan pentingnya peran operator sekolah dalam mengimplementasikan MBS, sementara kepala sekolah tetap berperan sebagai pemimpin yang memberikan arahan dan pendampingan kepada operator.
Sebagai pimpinan satuan pendidikan, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam pengembangan satuan pendidikan dan peningkatan mutu sekolah.
Bimtek MBS ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesamaan persepsi serta sistem pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.
Selain itu, Ibrahim mengaitkan Bimtek ini dengan program Merdeka Belajar yang telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, dengan tujuan untuk sinergi dalam mengoptimalkan manajemen berbasis sekolah.
Dengan melibatkan 423 kepala sekolah, acara ini menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi pendidikan di tingkat dasar, menghadapi tantangan zaman dan tuntutan peningkatan kualitas pendidikan.