• Selasa, 21 Juli 2026

Serangkaian Blunder Timnas Indonesia Berujung Kekalahan dari Irak

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 6 Juni 2024 | 22:35 WIB
Foto: Bek Timnas Jordi Amat. Timnas Indonesia kembali mengalami kekalahan akibat blunder individu, kali ini kalah 0-2 dari Irak dalam lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta pada 6 Juni 2024. Meskipun sempat memiliki peluang unggul di awal pertandingan, Timnas Indonesia justru kebobolan dua gol di babak kedua akibat handball Justin Hubner dan kesalahan Ernando Ari. Dengan hasil ini, Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan 7 poin, sementara Irak memimpin dengan 15 poin. (Amirullah/tangkap layar instagram)
Foto: Bek Timnas Jordi Amat. Timnas Indonesia kembali mengalami kekalahan akibat blunder individu, kali ini kalah 0-2 dari Irak dalam lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta pada 6 Juni 2024. Meskipun sempat memiliki peluang unggul di awal pertandingan, Timnas Indonesia justru kebobolan dua gol di babak kedua akibat handball Justin Hubner dan kesalahan Ernando Ari. Dengan hasil ini, Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan 7 poin, sementara Irak memimpin dengan 15 poin. (Amirullah/tangkap layar instagram)

[wpseo_breadcrumb]

Serangkaian Blunder Timnas Indonesia Berujung Kekalahan dari Irak


Kekalahan Akibat Kesalahan Sendiri


Sulawesitoday - Timnas Indonesia kembali menelan pil pahit setelah kalah 0-2 dari Irak pada laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 6 Juni 2024.

Kesalahan individu pemain menjadi penyebab utama kekalahan ini, yang menambah daftar panjang blunder dalam kompetisi internasional.

Peluang Awal yang Terlewatkan


Pada menit ke-19, Rafael Struick memiliki peluang emas untuk membawa Indonesia unggul lebih dulu. Sayangnya, tendangannya berhasil diblok oleh pemain bertahan Irak, meski Shayne Pattynama berdiri bebas tanpa pengawalan.

Peluang ini hanya menghasilkan sepak pojok, dan Indonesia gagal memanfaatkannya.

Babak pertama berakhir dengan skor kacamata, namun tekanan Irak mulai terlihat jelas di babak kedua.

Handball dan Kartu Merah Menghancurkan Harapan


Kebuntuan pecah pada menit ke-54 saat Justin Hubner melakukan handball di kotak penalti. Meski Ernando Ari mampu membaca arah bola, Aymen Hussein tetap berhasil mencetak gol dari titik putih.

Beberapa menit kemudian, Timnas Indonesia harus kehilangan Jordi Amat yang diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Zidane Iqbal.

Blunder yang Berulang


Pada menit ke-72, kesalahan kembali terjadi ketika Ernando Ari menjatuhkan Ali Jassim di kotak penalti. Beruntung bagi Indonesia, Aymen Hussein gagal mengeksekusi penalti kedua ini.

Namun, kesalahan fatal Ernando pada menit ke-80, saat gagal mengamankan bola dari Ali Jassim, memastikan kemenangan 0-2 bagi Irak. Blunder ini menjadi sorotan karena sering terjadi dalam laga-laga penting Indonesia di berbagai turnamen.

Pelatih Shin Tae-yong menegaskan, "Kami harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan individu ini agar bisa bersaing lebih baik di masa depan."

Kondisi Klasemen Grup F


Dengan hasil ini, Indonesia tetap di posisi kedua Grup F dengan 7 poin dari 5 pertandingan, sementara Irak kokoh di puncak klasemen dengan 15 poin sempurna.

Vietnam dan Filipina berada di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing 3 dan 1 poin.

Formasi Pemain


Timnas Indonesia bermain dengan formasi 3-4-3, menempatkan Ernando Ari di posisi penjaga gawang; Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Justin Hubner di lini belakang; Shayne Pattynama, Thom Haye, Nathan Tjoe A On, dan Sandy Walsh di lini tengah; serta Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen di lini depan.

Irak menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Jalal Hassan sebagai kiper, dibantu oleh Hussein Haydar Ali, Suad Natiq Naji, Rebin Ghareeb Adhamat, dan Ahmed Yahya Al Hajjaj di lini pertahanan; Ibrahim Bayesh Al-Kaabawi dan Bashar Resan Bonyan di lini tengah bertahan; serta Zidane Iqbal, Amir Fouad, Osamah Jabbar Rashid, dan Aymen Hussein di lini serang.

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini