• Kamis, 4 Juni 2026

Kebakaran Pasar di Padang Pariaman: Bangunan Semi Permanen Percepat Penyebaran Api, Rugi Rp2 Miliar, Mobil Hadiah Ludes

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 13:59 WIB
Kebakaran di Pasar Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumatera Barat, menghanguskan 10 bangunan, menimbulkan kerugian Rp2 miliar./Tangkap layar Facebook. (Amirullah)
Kebakaran di Pasar Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumatera Barat, menghanguskan 10 bangunan, menimbulkan kerugian Rp2 miliar./Tangkap layar Facebook. (Amirullah)

 

Sulawesitoday - Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Jumat dini hari, 9 Agustus 2024.

Insiden ini menghanguskan sepuluh bangunan yang sebagian besar merupakan toko, warung, dan dua rumah.

Kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar, termasuk satu unit mobil hadiah dari BRI yang ikut terbakar.

Kepala Dinas Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Menurutnya, bangunan semi permanen di kawasan tersebut mempercepat penyebaran api.

Api mulai terlihat oleh saksi di salah satu warung saat sarapan pagi. Karena bangunan terdiri dari bahan semi permanen yang mudah terbakar, api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya.

Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk memadamkan api yang menghanguskan 10 bangunan tersebut.

Damkar Padang Pariaman menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.45 WIB, dan langsung mengerahkan petugas untuk memadamkan api.

Sejumlah mobil pemadam dari Padang Pariaman dan Kota Pariaman juga dikerahkan untuk membantu. Selain itu, proses pemadaman juga dibantu oleh personel kepolisian, TNI, dan warga setempat.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar, terutama bagi para pelaku usaha yang terdampak.

Rifki Monrizal mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di masa mendatang, guna mencegah peristiwa serupa.

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini