• Senin, 20 Juli 2026

Polisi di Mesuji Tampar Warga karena Disalip, Aksi Terekam CCTV dan Tuai Kontroversi di Kalangan Netizen

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:36 WIB
Oknum polisi di Mesuji menampar warga karena disalip, terekam CCTV, dan viral di media sosial, menimbulkan kemarahan netizen./Tangkap layar Instagram. (Muhammad Aqil Azizi)
Oknum polisi di Mesuji menampar warga karena disalip, terekam CCTV, dan viral di media sosial, menimbulkan kemarahan netizen./Tangkap layar Instagram. (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Seorang anggota polisi diduga melakukan tindak kekerasan terhadap seorang warga di Mesuji, Lampung, pada Minggu, 18 Agustus 2024.

Insiden ini viral di media sosial setelah terekam oleh kamera CCTV, menunjukkan oknum polisi tersebut menampar korban di depan anak-anak dan remaja.

Peristiwa ini diduga dipicu oleh ketidaksenangan polisi tersebut karena disalip oleh kendaraan korban.

Peristiwa yang melibatkan tindakan kekerasan oknum polisi tersebut terjadi pada sore hari di sebuah jalan di Mesuji, Lampung. Menurut informasi yang diperoleh, oknum polisi itu tidak menerima kenyataan bahwa kendaraannya disalip oleh sepeda motor yang dikendarai oleh korban.

Hal ini kemudian memicu aksi penamparan yang dilakukan di hadapan publik, termasuk anak-anak dan remaja yang berada di sekitar lokasi.

AR, paman korban, menjelaskan bahwa peristiwa penamparan tersebut bermula ketika sepeda motor yang dikendarai keponakannya menyalip mobil yang ditumpangi oknum polisi. Tindakan tersebut rupanya membuat oknum polisi merasa tidak terima sehingga menampar korban.

"Masalahnya gara-gara motor menyalip mobil anggota, terus polisi menampar korban," jelas AR dalam keterangannya kepada media.

Setelah mengetahui bahwa kejadian tersebut terekam oleh kamera CCTV, kedua oknum polisi langsung meninggalkan lokasi kejadian. Video yang merekam aksi kekerasan tersebut kemudian beredar luas di media sosial, memicu reaksi keras dari netizen yang mengutuk tindakan tersebut.

Salah satu netizen dengan akun @fitriyan.98 mempertanyakan apakah memang tidak boleh menyalip polisi. Sementara itu, netizen lain seperti @budibara14138 menyayangkan bahwa tindakan semacam ini dapat merusak citra kepolisian jika tidak ditindak tegas.

Polemik di media sosial juga diwarnai oleh komentar-komentar yang skeptis terhadap kemungkinan tindak lanjut kasus ini. Seperti yang diungkapkan oleh akun @khairullahilmy, yang meragukan bahwa akan ada sanksi serius bagi oknum polisi tersebut, “Jawaban emang kenapa apes? Gak bakal ditindak, sekalipun ditindak paling damai/klarifikasi permintaan maaf selesai.”

Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus kekerasan yang melibatkan oknum polisi dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini