• Senin, 20 Juli 2026

Viral Banjir Besar Desa Bambu Mamuju, Rumah Terendam Hingga Dada Orang Dewasa

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:33 WIB
Warga Dusun Baobatu, Mamuju, terendam banjir setinggi dada pada 22 Agustus 2024. Belum ada bantuan dari pemerintah. (Dwi Rahayu Putri)
Warga Dusun Baobatu, Mamuju, terendam banjir setinggi dada pada 22 Agustus 2024. Belum ada bantuan dari pemerintah. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Banjir besar melanda Dusun Baobatu, Desa Bambu, Mamuju, Kamis, 22 Agustus 2024. Curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap dan merendam rumah warga hingga setinggi dada orang dewasa.

Beberapa warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hingga kini, belum ada bantuan dari pemerintah maupun BPBD di lokasi banjir.

Hujan deras yang mengguyur Kota Mamuju sejak Kamis, 22 Agustus 2024, mengakibatkan banjir besar di beberapa wilayah.

Daerah yang paling terdampak adalah Dusun Baobatu di Desa Bambu. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai di sekitar desa meluap dan merendam rumah warga.

Warga setempat, Hasra, menyatakan hujan mulai turun sejak pukul 12.00 WITA. Intensitas hujan meningkat tajam sekitar pukul 13.00 WITA.

Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang yang membuat warga panik. Tinggi air mencapai dada orang dewasa, merendam rumah dan harta benda warga.

Baca Juga: Warga Balikpapan Mengeluh Gegara Banjir: Hujan Deras, MT. Haryono Terendam Hingga Satu Meter

Salah satu warga, yang tidak disebutkan namanya, pingsan karena syok melihat rumahnya terendam. Barang dagangannya hancur, termasuk ijazah yang ikut basah.

Warga lainnya segera mengevakuasi diri dan barang berharga ke tempat lebih aman. Beberapa warga bahkan mengungsi ke rumah kerabat yang berada di dataran lebih tinggi.

Salah seorang warga yang memiliki anak balita juga terpaksa mengungsi. Barang-barang mereka diangkut menggunakan rakit dengan bantuan warga sekitar agar tidak hanyut.

Hasra menjelaskan bahwa warga sangat membutuhkan bantuan untuk evakuasi dan pertolongan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan dari pihak pemerintah, BPBD, maupun Basarnas yang tiba di lokasi.

Warga sangat berharap bantuan segera datang untuk mengevakuasi dan memberikan pertolongan kepada mereka yang terdampak.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini