Sulawesitoday - Indonesia kini menghadapi ancaman baru yang semakin mengakar: kejahatan judi online. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil, mengungkapkan keprihatinannya. Ia mendesak agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan kejahatan ini sebagai status darurat nasional, serupa dengan peredaran narkoba.
“Judi online ini sudah meresahkan. Apalagi Indonesia menjadi salah satu negara pengguna tertinggi berdasarkan data PPATK,” ujar Nasir, Sabtu (17/11/2024).
Baca Juga: Fenomena Gaib Taksi Berakhir di Gang Kuburan, Sopir Tak Ingat Apa Pun
Kondisi ini membuat tindakan yang lebih konkret dan terkoordinasi menjadi sangat mendesak. Dengan berbagai kendala, seperti server judi yang mayoritas berbasis di luar negeri, upaya pemberantasan ini menjadi tantangan besar.
Namun, tantangan besar itu diakui Nasir tidak mudah diatasi. "Server-nya kebanyakan dari luar Indonesia," katanya, seolah menegaskan betapa rumitnya persoalan ini. Ia juga menyebut bahwa judi online bukan fenomena baru.
Baca Juga: Cerita Kapal Hantu SS Ourang Medan, Misteri Mengerikan di Selat Malaka yang Belum Terpecahkan
“Judi ini seusia dengan kehidupan manusia. Butuh komitmen kuat untuk mencegah dan menindak,” lanjutnya.
Masalahnya, sistem hukum di Indonesia sering kali dianggap kurang cepat merespons laporan dari lembaga seperti PPATK. Tidak hanya soal hukum, edukasi publik juga penting agar masyarakat paham risiko besar yang mengintai, termasuk kecanduan dan kerugian ekonomi.
Baca Juga: Kisah Fenomena Mistis Bus Pahala Kencana: Hilang di Tengah Hutan, Kembali Tanpa Goresan
Nasir berharap ada sinergi yang lebih kuat antara lembaga pemerintah. "Diharapkan PPATK bekerja sama dengan aparat hukum untuk menangani laporan dan temuan," tegasnya. Sinergi ini, menurutnya, penting untuk mengembalikan kepercayaan publik yang kian luntur.
Langkah lain yang diusulkan adalah pembentukan satgas khusus yang berfokus pada penindakan dan pencegahan, mirip dengan pendekatan dalam penanganan narkoba. Namun, tanpa dukungan kuat dari masyarakat, upaya ini mungkin tidak akan maksimal.
Baca Juga: Keranda Jenazah Nyelonong di Tengah Resepsi Pernikahan, Bikin Heboh
Dengan status darurat nasional, Nasir berharap pohon judi online yang sudah berakar kuat dapat dicabut hingga ke akarnya. Namun, langkah ini jelas membutuhkan koordinasi lintas sektor yang serius. Bukan hanya hukuman, melainkan juga solusi jangka panjang seperti edukasi dan regulasi teknologi.
“Harapan kita adalah akarnya bisa dicabut, meski itu tidak mudah. Pohonnya besar dan buahnya sudah banyak,” kata Nasir, menggambarkan kondisi ini.
Artikel Terkait
Keranda Jenazah Nyelonong di Tengah Resepsi Pernikahan, Bikin Heboh
CEO Nvidia Si Manusia Rp2000 Triliun dan Momen Mengharukan, Gultik Blok M Bikin Jensen Huang Kepedasan
Kisah Fenomena Mistis Bus Pahala Kencana: Hilang di Tengah Hutan, Kembali Tanpa Goresan
Cerita Kapal Hantu SS Ourang Medan, Misteri Mengerikan di Selat Malaka yang Belum Terpecahkan
Fenomena Gaib Taksi Berakhir di Gang Kuburan, Sopir Tak Ingat Apa Pun