Sulawesitoday - Sebuah insiden dramatis terjadi di Bontang, Kalimantan Timur, ketika dua anggota polisi menjadi korban tabrakan yang dilakukan oleh seorang residivis berinisial JP (39). Peristiwa ini berlangsung di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, Rabu dini hari (8/1), sekitar pukul 04.00 WITA.
Kejadian bermula saat Aipda Samsul dan Briptu Rahmat sedang menindaklanjuti laporan pencurian sepeda motor di Kelurahan Gunung Telihan. Dalam upaya pelacakan, kedua polisi itu memergoki JP yang tengah melakukan aksinya. Tak disangka, pengejaran sejauh 20 kilometer pun berlangsung.
"Pelaku merasa terpojok, lalu menabrakkan kendaraannya ke motor yang dikendarai anggota kami," ungkap Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Dani Purwantoro. Akibatnya, Aipda Samsul dan Briptu Rahmat terjatuh dan terseret di badan jalan.
Dampak dari tabrakan tersebut sangat serius. Aipda Samsul mengalami patah di jari tangan, luka di lengan, kaki, dan tubuhnya. Sementara itu, Briptu Rahmat menderita patah bahu kanan serta luka robek di atas alis kanan. Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga: Krisis Gizi Buruk di Polman: Kisah Tragis Asmawar, Bocah 4 Tahun dengan Berat Hanya 4 Kg
Namun, kejadian ini tidak menghentikan aparat kepolisian. Sat Reskrim Polres Bontang segera bergerak untuk memburu pelaku. Setelah 24 jam pencarian, JP akhirnya ditemukan sedang bersembunyi di sebuah kebun milik warga.
Menurut penyelidikan, JP bukanlah pelaku kejahatan biasa. "Pelaku ini residivis yang sudah lima kali masuk penjara," tambah Iptu Dani. JP diketahui kerap mencuri sepeda motor dan barang-barang milik warga. Aksinya yang berulang kali membuatnya menjadi target operasi kepolisian.
Kasus ini kembali menegaskan betapa pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kriminalitas. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat akan beratnya tugas aparat penegak hukum yang kerap mempertaruhkan nyawa untuk melindungi masyarakat.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Kolaborasi antara warga dan kepolisian diyakini dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Kebakaran Hebat di Kantor Disdik Makassar, Ruang Keuangan dan Server Penting Ludes Terbakar
Kebakaran Kantor Disdik Makassar, Danny Pomanto Siap Ambil Langkah Cepat
Walikota Danny Pomanto Tegas Soal Kebakaran Kantor Disdik Makassar: Polisi Harus Segera Bertindak
Dinamika di Dinas Pendidikan Makassar: Tiga Kepala Dinas dalam Sebulan dan Tragedi Kebakaran
Krisis Gizi Buruk di Polman: Kisah Tragis Asmawar, Bocah 4 Tahun dengan Berat Hanya 4 Kg