Sulawesitoday - Pada Sabtu pagi Kota Mamuju dikejutkan oleh sebuah tragedi di BTN Maspul, Kelurahan Simboro.
Bayangkan, dalam hitungan menit, api yang awalnya hanya berkedip perlahan berubah menjadi kobaran yang tak terkendali, melahap lima rumah warga. Sungguh memprihatinkan, bukan?
Kejadian bermula sekitar pukul 07.00 Wita, ketika sekelompok warga mendapati asap tipis mengepul dari salah satu rumah.
Namun, apa yang tampak seperti asap ringan segera berubah menjadi ancaman serius. Dalam waktu kurang dari satu jam, api telah menyebar dari satu rumah ke rumah lainnya dengan cepat.
Apakah kita bisa menganggap remeh situasi seperti ini di tengah ketidaksiapan yang mencolok?
Respons petugas pemadam kebakaran setempat langsung diturunkan. Empat unit mobil pemadam pun bergerak cepat menuju lokasi.
Namun, tidak hanya itu, bantuan datang dari mobil tangki PMI dan bahkan water canon yang dikerahkan oleh Brimob Polda Sulbar.
Semua upaya dilakukan untuk menekan laju kobaran api yang semakin membesar.
Di tengah kekacauan itu, Kabid Damkar Mamuju, Randy, hadir di tengah-tengah kerumunan dan menyampaikan, "Setelah kami tiba di lokasi, api sudah membesar dan menyebar dengan cepat, melanda rumah demi rumah."
Pernyataan ini mencerminkan betapa cepatnya situasi berubah dan betapa sulitnya mengendalikan api yang sudah merajalela.
Meski petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 08.20 Wita, jejak kehancuran masih tersisa.
Sayangnya, hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi tanda tanya besar yang menunggu jawaban dari pihak berwajib.
Dalam situasi seperti ini, sulit untuk tidak merasa prihatin ketika melihat betapa banyak harta benda yang hilang, tak terkecuali kenangan berharga yang tersapu oleh kobaran api.
Artikel Terkait
Tragedi di Tambang PT IWIP: Longsor Renggut Nyawa Dua Pekerja
Ibu Hamil Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Polman
Al-Fatihah: Surah yang Menggetarkan Iblis dan Menjadi Tameng Umat
Detik-Detik Pengejaran: 7 Tahanan Kabur dari Polres Parigi Moutong Kembali ke Penahanan
Kadis Pendidikan Luwu Jadi Korban Modus Tipu-Temu: Dua Pria Pura-Pura Utusan Bupati Terpilih, Rp7 Juta Hilang