• Kamis, 4 Juni 2026

Guncangan Pagi di Yogyakarta: Gempa M5,1 Guncang Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 10:04 WIB
Gempa M5,1 mengguncang Selatan Gunungkidul. BMKG ingatkan, periksa bangunan dan tetap ikuti info resmi demi keselamatan.
Gempa M5,1 mengguncang Selatan Gunungkidul. BMKG ingatkan, periksa bangunan dan tetap ikuti info resmi demi keselamatan.

Sulawesitoday - Sabtu pagi 01 Februari 2025, tepat pukul 07.40 WIB, sebuah getaran yang tak terduga mengguncang wilayah Selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seolah alam hendak mengingatkan kita tentang kekuatan yang tersembunyi di balik kerak bumi, gempa tektonik dengan magnitudo M5,1 ini menghampiri dengan kecepatan yang membuat suasana menjadi agak mendadak.

Berdasarkan analisis terkini dari BMKG, episenter gempa berada di tengah lautan, tepat 100 km arah barat daya Gunungkidul. Koordinatnya? 8,82° LS dan 110,25° BT.

Kedalaman hiposenternya mencapai 73 km, menandakan bahwa gempa ini terjadi akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia—atau yang biasa kita sebut sebagai intra-slab—dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Memang, alam selalu punya cara sendiri untuk menyampaikan pesannya, bukan?

Dampak dari getaran ini dirasakan cukup luas. Di wilayah seperti Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Sleman, Kebumen, dan Purworejo, intensitas gempa mencapai skala III MMI.

Bayangkan, di dalam rumah saja terasa getaran seolah-olah truk besar tengah melintas.

Sedangkan di daerah Klaten, Pacitan, Karangkates, dan Trenggalek, getaran yang dirasakan berada di level II MMI, cukup untuk membuat benda-benda ringan bergoyang—hanya dirasakan oleh beberapa orang saja.

Yang mengejutkan, hasil pemodelan mengonfirmasi bahwa gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Baca Juga: Kobaran Api di BTN Maspul Mamuju, Lima Rumah Hilang dalam Sekejap

Sungguh, dalam keruwetan informasi yang beredar, kita harus tetap kritis dan bijak memilih sumber yang sahih. Hingga pukul 08.02 WIB, BMKG juga belum mencatat adanya gempabumi susulan.

Jadi, meskipun getarannya cukup menggugah, kita masih dalam kondisi aman untuk sementara waktu.

BMKG secara tegas menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kabar yang belum tentu kebenarannya.

Penting untuk memeriksa setiap bangunan—pastikan tidak ada keretakan atau kerusakan yang bisa mengancam keselamatan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini