• Kamis, 4 Juni 2026

Seruan Tegas DPRD dan Warga Taopa untuk Tutup Tambang di Hulu Sungai

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Selasa, 4 Februari 2025 | 13:35 WIB
Warga Taopa dan DPRD Parigi Moutong bersatu menolak tambang ilegal demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan anak cucu.
Warga Taopa dan DPRD Parigi Moutong bersatu menolak tambang ilegal demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan anak cucu.

 

Sulawesitoday - Warga Taopa kini bangkit melawan kegiatan tambang ilegal yang kian merusak lingkungan. Kami melihat bahwa setiap inci hulu Sungai Taopa tercemar oleh aktivitas yang tidak bertanggung jawab.

DPRD Parigi Moutong melalui wakil rakyatnya, Arifin Dg Pallalo dan Mastullah, dengan tegas menolak adanya tambang di bantaran sungai. Mereka mendukung seruan warga untuk segera menutup tambang di hulu Sungai Taopa.

DPRD juga dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan juga menuntut dan mendukung aparat hukum menindak tegas para pelaku tambang ilegal di sepanjang bantaran Sungai Taopa.

Ini kelanjutan dari ribuan warga dari delapan desa di Kecamatan Moutong telah merencanakan aksi demo yang menggugah. Aksi demo ini menargetkan titik strategis seperti Jembatan Taopa dan kawasan Gio Desa Gio Barat.

Dalam surat pemberitahuan aksi yang dikeluarkan pada 30 Januari 2025, Forum Kepala Desa Bantaran Sungai Taopa mengumumkan bahwa seribu warga akan turun ke jalan. Saya pun merasa semangat warga semakin menyala ketika Thamrin Hasan, Kepala Desa Sibatang, memimpin koordinasi.

“Kami tidak akan tinggal diam,” ujar Thamrin dengan penuh keberanian. Ia juga mendesak aparat hukum untuk menangkap 52 unit alat berat yang digunakan dalam praktik Tambang Emas Ilegal serta para pelaku di baliknya.

Dampak dari tambang ilegal ini sudah sangat terasa. Lahan pertanian yang selama ini menjadi sandaran hidup warga kini tergerus dan air sungai berubah warna, tercemar serta berlumpur.

Para warga menyebut aktivitas tambang ini sebagai “duri dalam daging kehidupan”. Mereka merasa sangat dirugikan karena pencemaran ini mengancam sumber penghidupan yang telah lama mereka andalkan.

Thamrin Hasan juga menyampaikan kekecewaannya kepada pejabat keamanan dan pemerintahan. Menurutnya, jika Kapolsek Moutong, Danramil, dan Camat tidak mampu melindungi lingkungan, sebaiknya mereka mundur dan memberikan kesempatan bagi yang lebih kompeten.

Baca Juga: Warga Taopa Parigi Moutong Bersiap Gelar Aksi Demo, Tuntut Hentikan Tambang Emas Ilegal

Aksi demo ini menjadi panggilan untuk bertanya: Apakah kita rela menyaksikan bumi kita hancur demi keuntungan semata? Pesan tersebut menyemangati saya dan warga untuk tidak menyerah.

Harapan kami adalah agar pemerintah segera turun tangan dan menindak tegas para pelaku Tambang Emas Ilegal. Kami percaya bahwa aksi demo ini akan menjadi titik balik menuju masa depan yang lebih bersih dan sejahtera.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini