• Kamis, 4 Juni 2026

Viral di Baubau Pria Lompat dari Hotel Calista Bergelantungan Kabel, Diduga Karena Depresi

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Rabu, 19 Februari 2025 | 18:11 WIB
Insiden di Baubau: Pria 19 tahun, berinisial HD, melompat dari lantai dua hotel dan mengalami luka, diduga depresi.
Insiden di Baubau: Pria 19 tahun, berinisial HD, melompat dari lantai dua hotel dan mengalami luka, diduga depresi.

Sulawesitoday - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Hotel Calista Baubau, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Wolio, saat seorang pria berinisial HD (19) melakukan aksi ekstrem yang kini viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, HD tampak hanya mengenakan celana dalam, berlari di lantai dua hotel, lalu melompat dengan sigap sambil meraih kabel yang tergantung, hingga akhirnya berpindah ke atap warung kopi di sebelah bangunan.

Menurut keterangan Kompol Abdul Rahmat, Kasi Humas Polres Baubau, “HD merupakan tamu hotel yang diduga mengalami depresi.

Saat kejadian, ia bergantung pada kabel, menginjak atap seng warung kopi, dan akhirnya terjatuh ke lantai.” Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (15/2) malam itu langsung memancing respons cepat dari petugas.

Tim polisi segera mendatangi lokasi dan mengamankan HD untuk dimintai keterangan di Polsek Wolio.

Pemeriksaan awal di lokasi mengungkapkan bahwa HD mengalami sejumlah luka, antara lain pada jari kaki, bahu kiri, dan lengan tangan kanan akibat benturan saat terjatuh.

“Personel yang hadir langsung membawa HD ke Polsek Wolio. Kondisi awal menunjukkan adanya luka ringan yang perlu penanganan,” ujar Kompol Abdul Rahmat.

Namun, saat interogasi, HD tampak linglung dan tidak stabil, sehingga petugas segera membawanya ke Rumah Sakit Palagimata Baubau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan medis menegaskan bahwa kondisi HD diduga dipicu oleh depresi. Pria asal Kabupaten Muna itu kemudian diserahkan kepada keluarga setelah mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Baca Juga: Polda Sulteng Pecat 7 Oknum Ditreskrimum Terkait Penanganan Kasus Mugni Syakur

Kejadian ini tidak hanya menjadi sorotan karena aksi nekatnya, melainkan juga memicu perbincangan hangat mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di tengah tekanan kehidupan modern.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kejadian ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan terhadap mereka yang mengalami tekanan mental, agar insiden serupa tidak terulang,” pungkas Kompol Abdul Rahmat.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini