Sulawesitoday - Di tengah atmosfer khidmat di Istana Negara beberapa waktu lalu, Hadianto Rasyid resmi dilantik sebagai Wali Kota Palu untuk periode 2025-2030.
Acara pelantikan yang dihadiri oleh ratusan kepala daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota ini menyuguhkan momen bersejarah sekaligus mengukuhkan kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan baru.
Dalam prosesi yang penuh makna, Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, tampil anggun dalam mengemban amanah.
Di sela-sela prosesi resmi, momen istimewa terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto mendekati Hadianto.
Tanpa ragu, sang Wali Kota spontan membuka topi PDU sebagai tanda penghormatan dan segera menyambut hangat Presiden.
Dalam genggaman erat lengan Hadianto, Presiden Prabowo pun menyampaikan pesan yang sarat makna: “Kamu harus bekerja baik untuk rakyat, mengabdi untuk daerah, dan berikan yang terbaik untuk wargamu.”
Kata-kata tersebut menggema di ruang Istana Negara, menciptakan suasana penuh harapan sekaligus tantangan berat bagi Hadianto Rasyid.
Menanggapi pesan tersebut, Hadianto menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas dengan segenap hati dan integritas.
“Amanah ini adalah kepercayaan rakyat,” ujarnya dengan tegas pada Sabtu (22/02/2025) ketika dimintai konfirmasi mengenai kesiapan dan tekadnya untuk memimpin.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi titik tolak baru bagi pemerintahan Kota Palu, melainkan juga sebagai simbol pembaruan semangat pelayanan publik.
Hadianto Rasyid menyatakan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Palu yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin.
Ia berjanji akan bekerja maksimal, mengutamakan kesejahteraan rakyat, dan mengemban setiap tanggung jawab sebagai bentuk penghormatan atas kepercayaan yang telah diberikan.
Baca Juga: Penegak Hukum Ungkap Modus Licik Penjualan Pupuk Subsidi di Donggala, SR Jadi Tersangka
Acara pelantikan yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi antar lembaga dan meningkatkan pelayanan publik.