berita

Heboh di Malangke, Pemukiman Warga Kembali Diserang Predator Buaya Saat Banjir

Senin, 14 April 2025 | 00:49 WIB
Di Malangke, banjir berkepanjangan memicu kehadiran buaya liar yang memangsa ternak, menambah kekhawatiran warga.

 

Sulawesitoday - Heboh di Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, setelah seekor buaya muncul di tengah permukiman warga yang terdampak banjir.

Insiden mengejutkan ini terjadi di Dusun Belawa Baru, Desa Pattimang, di mana buaya tersebut kerap memangsa ternak, terutama bebek yang selama ini menjadi andalan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami benar-benar terkejut melihat buaya itu masih berkeliaran sejak banjir datang. Semenjak banjir, buaya itu sudah tinggal di sini dan menghabisi ternak, terutama bebek, yang sebenarnya penting bagi penduduk,” ujar Kepala Desa Pattimang, Andi Sumarni dengan nada prihatin.

Ia menuturkan bahwa tidak hanya satu ekor, namun sejumlah buaya sering terlihat berjalan di sekitar pemukiman, baik di jalan dekat Tugu Pattimang maupun di area belakang rumah warga.

Menurut Sumarni, bekas empang yang kini ditinggalkan akibat banjir ternyata menjadi sarang bagi buaya-buaya tersebut.

“Empang itu dulunya digunakan untuk keperluan rakyat, namun usai banjir, buaya-buaya itu seolah menetap dan seiring waktu, kehadirannya menjadi bagian dari keseharian yang bikin resah warga,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa warga kini harus lebih waspada dengan kehadiran predator ini, terutama di dekat kandang ternak, sambil tetap menjaga jarak demi keselamatan.

Selain insiden buaya, kondisi banjir di Kecamatan Malangke masih menjadi perhatian serius. Kepala BPBD Lutra, Muslim Muhtar, melaporkan bahwa banjir telah melanda wilayah tersebut sejak awal tahun 2024.

Hingga hari ini, sebanyak 787 rumah dilaporkan terendam, dengan lima desa terdampak secara langsung.

“Banjir di sini disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi, diperparah dengan jebolnya tanggul di DAS Baliase yang kemudian menyatu dengan DAS Masamba. Kondisi ini membuat banjir sulit surut dan berdampak pada kehidupan warga,” jelas Muslim.

Kejadian ini menyisakan kekhawatiran mendalam di tengah warga yang harus berhadapan dengan ancaman banjir dan kehadiran buaya liar di lingkungan mereka.

 Baca Juga: Pelaku Penipuan Properti Akui Pakai Uang Korban untuk Judi, Terungkap Kronologisnya

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk menangani dampak dari bencana alam yang berkepanjangan ini, serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melindungi harta dan keselamatan mereka.

Dengan situasi yang masih dinamis, warga diharapkan dapat segera mendapatkan bantuan dan solusi dari pihak terkait agar kondisi di Kecamatan Malangke segera membaik dan ancaman predator serta banjir dapat tertangani secara tuntas.

Tags

Terkini