Sulawesitoday - Geliat solidaritas sosial kembali menghangat di Kabupaten Parigi Moutong. Koperasi Kayuboko Rakyat Sejahtera resmi mendistribusikan 575 paket bantuan sembako kepada warga setempat, menandai debut program kepedulian sosial perdana mereka.
Aksi distribusi bantuan ini berlangsung di Kantor Desa Kayuboko, Jumat (5/9/2025). Camat Parigi Barat Idham Karanja hadir langsung mengapresiasi inisiatif tersebut. "Langkah koperasi ini sangat strategis," tegas Idham. "Membantu stabilisasi kebutuhan pangan masyarakat."
Apresiasi Camat bukan tanpa alasan. Koperasi yang mengelola Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Kayuboko ini dinilai telah menunjukkan komitmen nyata terhadap pemberdayaan masyarakat lokal. "Harapan kami, konsistensi program bantuan sosial terus terjaga," lanjut Idham dengan nada optimis.
Lebih dari sekadar pembagian sembako, kegiatan ini mencerminkan sinergi pembangunan desa yang komprehensif. Idham menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan koperasi. "Ini bukan hanya soal bantuan," jelasnya. "Tetapi tentang memperkuat fondasi kesejahteraan bersama."
Antusiasme warga terlihat jelas saat proses pembagian berlangsung. Tidak hanya penduduk Desa Kayuboko, sebagian warga Desa Air Panas juga menerima bantuan serupa. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, teh 1 kotak, dan kopi 50 gram.
Ketua Koperasi Kayuboko Rakyat Sejahtera, Wawan, menjelaskan filosofi di balik program ini. "Kami tidak hanya berfokus pada aspek bisnis," ungkapnya. "Kepedulian terhadap masyarakat adalah bagian integral dari visi koperasi."
Program bantuan sembako ini juga merefleksikan peran strategis koperasi dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal. Dengan mengelola sumber daya pertambangan rakyat, koperasi berupaya mengembalikan manfaat langsung kepada masyarakat yang menjadi akar eksistensinya.
"Konsistensi pelayanan kepada masyarakat akan terus kami jaga," pungkas Wawan. "Termasuk dalam bermitra membangun desa yang lebih sejahtera."
Inisiatif Koperasi Kayuboko Rakyat Sejahtera ini menjadi bukti konkret bagaimana entitas ekonomi lokal dapat berperan sebagai agen perubahan sosial. Di tengah dinamika pembangunan daerah, langkah seperti ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Program perdana ini diharapkan menjadi katalis bagi inisiatif serupa di masa mendatang, memperkuat jalinan solidaritas antara koperasi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Anggaran Keamanan Nasional Tembus Rp179,4 Triliun, Polri Raih Porsi Terbesar Ketiga di RAPBN 2026