berita

Ternyata Ini Alasan Kuat Menteri Purbaya Alihkan Anggaran MBG ke Bansos Beras dan Minyak Goreng

Senin, 22 September 2025 | 13:35 WIB
Menkeu Purbaya ancam alihkan dana MBG ke bansos beras jika penyerapan rendah hingga Oktober 2025. Dilema program vs realitas lapangan

"Program gizi itu investasi jangka panjang," ujar seorang pakar kesehatan. "Bansos beras memang membantu. Tapi tidak sepenuhnya menggantikan. Nilai gizi yang komprehensif."

Sementara itu masyarakat bawah terkesan pragmatis. Mereka lebih memilih bantuan nyata. Yang bisa dinikmati hari ini. Daripada program bagus yang terlambat.

  • Apakah Ini Bentuk Kegagalan Pemerintah?

Purbaya menegaskan dengan tegas. Wacana pengalihan bukan bentuk teguran. Terhadap pelaksana program MBG. Melainkan mekanisme pengawasan. Agar dana publik tersalurkan optimal.

"Ini bukan soal salah atau benar," katanya diplomatik. "Tapi soal efektivitas anggaran negara." Pemerintah akan evaluasi menyeluruh. Pada akhir Oktober mendatang. Sebelum keputusan final diambil.

Namun sebagian pengamat melihat berbeda. Mereka menilai ini refleksi. Dari lemahnya perencanaan awal. Dan koordinasi antar kementerian. Yang tidak maksimal.

  • Apa Pelajaran dari Kasus Ini?

Cerita MBG mengajarkan kita sesuatu. Program mulia butuh eksekusi matang. Tidak cukup hanya visi bagus. Tanpa sistem implementasi yang solid.

Indonesia punya sejarah panjang. Program sosial yang terhambat birokrasi. Mulai dari Raskin, BPJS, hingga BLT. Semuanya menghadapi tantangan serupa. Di level implementasi lapangan.

Mungkin saatnya pemerintah belajar. Dari pengalaman masa lalu. Agar program-program mendatang. Tidak mengulang kesalahan sama.

Baca Juga: Subsidi BBM Malaysia Turun Drastis, Warga Cuma Bayar Rp7.800 Per Liter! Indonesia?

Halaman:

Tags

Terkini